Perkotaan

Sempat Koma, Ini Kisah Bayi Haikal Sembuh Dari Steven Johnson Syndrome

Sempat Koma, Ini Kisah Bayi Haikal Sembuh Dari Steven Johnson Syndrome

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI- Pasangan Fajar Irawan (27) dan Yulia Astriana (26) Warga kelurahan Harapanmulya, kecamatan Medansatria, melihat kondisi anaknya sekarang. Pasalnya, sang anak yang bernama Muhammad Haikal (17 bulan) berhasil pulih dari penyakit kulit langka, Steven Johnson Syndrome setelah dirawat selama dua bulan lebih di RS Bhakti Kartini, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Untuk diketahui Sindrom Steven-Johnson (SJS) termasuk penyakit yang cukup jarang di Indonesia, namun merupakan kondisi yang serius. Penyakit ini menyebabkan kulit penderitanya gatal-gatal, melepuh, bahkan sampai mengelupas akibat dari reaksi berlebihan terhadap obat dan infeksi tertentu. Yulia Astriana berbagi kisah awal mula saat buah hatinya terkena gejala penyakit SJS tersebut. Awalnya kami membawa anak ka...
Langgar Perwal, Seleksi Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Bekasi Cacat Hukum?

Langgar Perwal, Seleksi Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Bekasi Cacat Hukum?

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Di tengah genderang perang dunia melawan stigma dan diskriminasi yang tinggi terhadap penderita HIV AIDS khususnya di Kota Bekasi, Jawa Barat, para penggiat HIV AIDS kini justru berseteru. Kabar beredar, perseteruan tersebut dimulai setelah terkuaknya rapat ilegal penunjukkan nama-nama calon Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bekasi yang berjumlah 9 orang. Rapat tersebut dianggap tidak legal karena penunjukkan calon sekretaris KPA melanggar dan kontradiksi dengan Perwal (Peraturan Wali Kota) No. 72 Tahun 2017 Tentang Komisi Penanggulangan Aids Kota Bekasi. Seorang peserta rapat yang sempat walk out, karena rapat dianggap tidak fair, akhirnya lantang angkat bicara. "Saya berpandangan bahwa pengajuan 9 nama calon Sekretaris KPA Kota Bekasi s...
Pasokan Aman, Harga Telur Ayam Kenapa Naik?

Pasokan Aman, Harga Telur Ayam Kenapa Naik?

Perkotaan
Megapolindonesia.com JAKARTA - Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, harga telur di sebagian pasar dalam beberapa hari terakhir mengalami kenaikan harga. Presiden Peternak Layer Nasional, Ki Musbar Mesdi menyatakan kenaikan harga telur ayam belakangan akibat faktor naiknya permintaan pasar dan menurutnya hal tersebut lumrah. "Momentum Hari raya dan tahun baru ini juga membuka peluang kepada para pedagang telur untuk meningkatkan harga jual mereka," kata Ki Musbar dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/12/2018). Ia juga menyampaikan kenaikan harga telur ayam saat ini seharusnya tidak terlalu dibesar-besarkan hingga membuat iklim pasar tidak sehat. "Ini seperti dibuat seolah-olah harga Farm Gate (harga petik/panen) di tingkat peternak meningkat, padahal dalam fakta yang sebenarnya me...
Rukun Jurnalis Bekasi Ajak Pejabat ‘Ngobrolin Masa Depan Olahraga Kota Bekasi

Rukun Jurnalis Bekasi Ajak Pejabat ‘Ngobrolin Masa Depan Olahraga Kota Bekasi

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Rukun Jurnalis Bekasi (Rujuk) kembali menggelar diskusi publik yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Bekasi, Kamis (6/12/2018) malam. Kali ini, diskusi membedah soal wajah olahraga di Kota Bekasi. Nampak hadir sejumlah narasumber, antara lain Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Kepala Dispora Kota Bekasi Teddy Hafni, anggota DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied. Selain itu juga hadir Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan, dan pemerhati olahraga Akmal Marhali. Ketua Rujuk Bambang Kartono alias Tonce menjelaskan diskusi publik ini merupakan agenda Rujuk yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali. “Diskusi ini untuk membahas beragam isu atau permasalahan yang terjadi, dan kami mengundang narasumber yang yang berkompeten untuk bersama mencari solusi yang terbaik
Bonus Atlet Kota Bekasi Belum Cair, KONI: Mudah-Mudahan Ada Surprise

Bonus Atlet Kota Bekasi Belum Cair, KONI: Mudah-Mudahan Ada Surprise

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Ketua KONI Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung dunia olahraga Kota Bekasi selama dirinya memimpin organisasi induk olahraga daerah tersebut sejak tahun 2015. Namun, dirinya mempertanyakan bonus peraih medali di gelaran Pekan Olahraga Daerah XIII Jawa Barat Oktober silam yang belum kunjung dicairkan oleh pemerintah sampai mendekati akhir tahun 2018. "Saat ini para atlet masih menunggu bonus yang telah dijanjikan oleh Pemerintah Kota Bekasi dan yang saya tahu bonus itu baru keluar pada tahun anggaran 2019, kami berharap ada surprise dari pemerintah dengan mencairkan bonus atlet di tahun 2018 ini," tuturnya saat menjadi pembicara di acara Bincang Santai Rukun Jurnalis Bekasi, Kamis, (6/12/2018). Selai...
Pengamat: “Kalau Olahraga Bekasi Ingin Maju, Silakan Contoh Jerman”

Pengamat: “Kalau Olahraga Bekasi Ingin Maju, Silakan Contoh Jerman”

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Pengamat Olahraga, Akmal Marhali mengkritisi pandangan para stakeholder olahraga terkait dengan prestasi atlet dikaitkan dengan bonus uang. Dirinya menyatakan bahwa tidak melulu persoalan prestasi olahraga harus dikaitkan dengan bonus atlet berupa uang dan juga fasilitas lainnya. Hal ini pun sempat ia sampaikan kepada Menteri Olahraga agar setiap daerah dapat membangun industri olahraga. "Beberapa hal yang saya catat prestasi ada emas ada duit, bonus 100 juta dalam 1 hari bisa habis, sejatinya tanggung jawab pemerintah juga menyediakan fasilitas infrastruktur atau sarana prasarana olahraga, industri olahraga juga harus dikembangkan di Bekasi," ujar Akmal dalam acara Bincang Santai Rukun Jurnalis Bekasi, Kamis, (6/12/2019). Selain itu, Akmal menyarankan K...
Tak Ada Exit di Bekasi, Pembangunan Elevated Toll Dikritik Komisi VI DPR

Tak Ada Exit di Bekasi, Pembangunan Elevated Toll Dikritik Komisi VI DPR

Perkotaan
Megapolindonesia.com JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR, Daniel Lumban Tobing mengkritik proyek pembangunan Tol Layang (Elevated Toll) Jakarta-Cikampek. Dilansir dari Kompas, politisi Partai PDI Perjuangan tersebut mengkritik pembangunan tol sepanjang 39 KM yang membentang dari Cikunir sampai Karawang tersebut karena tidak memiliki pintu keluar atau exit di wilayah Bekasi. "Saya baru tahu itu Dapil saya, ternyata itu tol hanya bicara masuk dari Cikunir dan keluar di Karawang, pas saya dengar itu, saya bingung," ujar Anggota Komisi VI DPR Daniel Lumban Tobing saat rapat kerja dengan BUMN di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2018). "Saya tahu sekali kalau naik dari Cikunir keluar di Karawang atau naik dari Karawang keluar di Cikunir itu berapa yang pakai kendaraan? Boleh berdebat sama saya...
Empat Kepala Dinas Daftar Lelang Jabatan Sekdakot Bekasi

Empat Kepala Dinas Daftar Lelang Jabatan Sekdakot Bekasi

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Empat orang pegawai negeri sipil lingkungan Pemerintah Kota Bekasi mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi. Dari data yang diterima, empat nama yang resmi mendaftarkan diri tersebut adalah Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Dadang Ginanjar, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Reni Hendrawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jumhana Luthfi, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Aceng Solahudin. Kepala Bidang Administrasi Aparatur pada BKPPD Kota Bekasi, Widityawarman mengatakan BKPPD akan untuk mempublikasi nama-nama pegawai yang mengikuti proses open bidding jabatan pada Rabu, (5/12/2018) setelah proses rekapitulasi selesai. "Jumlahny...
Ditutup 3 Desember, Lelang Jabatan Pemkot Bekasi Sepi Peminat

Ditutup 3 Desember, Lelang Jabatan Pemkot Bekasi Sepi Peminat

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Tujuh posisi kosong jabatan pimpinan pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi direncanakan akan memasuki tahap awal open bidding (lelang jabatan). Namun, proses lelang jabatan pimpinan tinggi terkendala minimnya minat para pegawai negeri sipil untuk mendaftarkan diri untuk mengikuti proses open bidding yang pendaftaran seleksinya akan berakhir pada 3 Desember 2018 mendatang. Hal tersebut dikatakan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi usai melakukan mutasi Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kosim ke posisi barunya menjadi Kepala Badan Penelitian Pengembangan menggantikan Encu Hermana. Encu Hermana sendiri dipindah ke tempat barunya sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian menggantikan Titi Masrifahati. "Ya kalau nanti belum a...
Dapat Laporan Harga Beras Naik, TTIC Kementan Langsung Gelar Pangan Murah

Dapat Laporan Harga Beras Naik, TTIC Kementan Langsung Gelar Pangan Murah

Perkotaan
Megapolindonesia.com JAKARTA - Untuk menjaga stabilitas harga serta pasokan bahan pangan pokok dan strategis, khususnya di wilayah Jabodetabek, BKP Kementan melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Kementerian Pertanian rutin melaksanakan program gelar pangan murah (GPM). GPM dilakukan di pasar-pasar yang mengalami fluktuasi atau peningkatan harga yang tidak wajar, serta langsung di perkampungan penduduk. Seperti di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat, TTIC melaksanakan GPM dengan harga beras segar Rp 8.800/kilogram (kg). "Aksi ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap berita bahwa beras medium di pasar Gondangdia Jakarta Rp 11.000/kg," ujar Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP, Risfaheri, Rabu (14/11/2018). Dikatakan, harga beras TTIC dijual jauh di bawah harga beras me...
Korupsi Beras Bencana, Kejaksaan Tahan Oknum BPBD Kota Bekasi

Korupsi Beras Bencana, Kejaksaan Tahan Oknum BPBD Kota Bekasi

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menahan dua orang oknum pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi setelah terbukti melakukan penyimpangan pengajuan dan penyaluran Beras Pemerintah Bencana Alam atau CBP (Cadangan Beras Pemerintah) tahun 2016 - 2017 yang berasal dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Karawang. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Hermon Dekristo mengungkapkan, dua tersangka yakni AD dan FT ditahan oleh pihak Kejaksaan setelah pemeriksaan intensif selama dua minggu setelah menemukan bukti-bukti terkait kasus tersebut. "Para tersangka yakni FT dan AD terbukti memalsukan surat dari Wali Kota Bekasi kepada Bulog untuk permintaan bantuan beras bencana ke Kota Bekasi, akhirnya pihak Bulog mengirimkan bantuan beras ...
DPRD Minta Lurah-Camat Tidak Politisasi Pemilihan RT/RW

DPRD Minta Lurah-Camat Tidak Politisasi Pemilihan RT/RW

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi, Sanwani meminta Lurah dan Camat di Kota Bekasi tidak melakukan politisi pemilihan Ketua RT atau RW di wilayahnya. Menurutnya, Lurah dan Camat harus bisa mengawal Surat Edaran Sekda terkait pemilihan RT/RW di mana dalam surat tersebut pemilihan Ketua RT dan RW harus ditunda usai Pilpres dan Pileg berlangsung. "Lurah dan Camat harus mengawal surat edaran sekda agar tidak terjadi gejolak di masyarakat," kata Sanwani, saat diwawancarai di DPRD Kota Bekasi, Senin (12/11/2018). Kendati demikian, Sanwani juga menyarankan agar Surat Edaran Sekda tidak diterapkan dengan kaku. "Kondisional saja. Kalau memang kondusif untuk menunda pemilihan tunda saja meski sudah habis masa berlakunya. Tapi kalau warga ingin ada pergantian ya ganti. Inti...
Driver Ojol Harapkan Shelter Penumpang di Setiap Pusat Perbelanjaan Bekasi

Driver Ojol Harapkan Shelter Penumpang di Setiap Pusat Perbelanjaan Bekasi

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Minimnya shelter penumpang dan kantung parkir khusus ojek daring di sejumlah pusat perbelanjaan Kota Bekasi kerap menimbulkan permasalahan, khususnya imbas buruk ke kondisi lalu lintas di sekitarnya. Lantaran hal tersebut, para driver ojek daring tidak punya pilihan lain ketika menunggu penumpang mereka dan terpaksa parkir di tempat yang tidak seharusnya, Hal inilah yang dianggap biang kerok kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan. Selain itu tak jarang para petugas yang berwenang mengurusi lalin mengusir para driver-driver untuk pindah titik tunggunya. Yusron, salah satu driver ojek daring yang beroperasi di sekitar Grand Metropolitan menginginkan kantung parkir atau area tunggu penumpang di sejumlah pusat perbelanjaan Kota B...
Sistem KS NIK Diubah, Warga Diminta Utamakan Fasilitas Puskesmas

Sistem KS NIK Diubah, Warga Diminta Utamakan Fasilitas Puskesmas

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat pengguna Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) tidak berubah meski ada sistem baru rujukan yang diterapkan belakangan ini. Sistem rujukan yang diterapkan KS-NIK, menurutnya dibuat untuk mengontrol masyarakat dalam pemanfaatan KS-NIK dimana selama ini masyarakat kerap tidak memanfaatkan fasilitas kesehatan pertama, yakni Puskesmas. Ia ingin warga yang hanya menderita penyakit ringan seperti flu, diare, sakit gigi atau pemeriksaan gula darah bisa dilakukan di fasilitas kesehatan pertama yakni di Puskesmas dan tidak harus langsung ke rumah sakit. "Di KS NIK ga ada yg berubah, yang berubah kita ingin mengajak jangan sedikit-sedikit ke rumah sakit karena sakit r...
Gagas Sumber Pangan Alternatif, Wali Kota Bekasi Tanam 1000 Pohon Sukun

Gagas Sumber Pangan Alternatif, Wali Kota Bekasi Tanam 1000 Pohon Sukun

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menanam 1000 pohon sukun di perayaan hari pangan se-dunia ke 38, yang diperingati pada hari Minggu, (4/11/2018). Rahmat Effendi meminta kepada stakeholder di Kota Bekasi menginovasi sumber karbohidrat alternatif selain nasi untuk menjaga stabilitas pangan, salah satunya dengan memberi instruksi menanam pohon sukun di wilayah Kota Bekasi. "Ini baru gerakan awal dan kita ingin menyeluruh di Kota Bekasi maka camat dan lurah lakukan program pendukung penanaman pohon sukun sebagai inovasi di titik yang ada, pohon sukun akan tambah besar jumlahnya dan manfaatnya," ungkap Rahmat Effendi. Selain itu, Rahmat Effendi menyatakan bahwa program pelestarian lingkungan lainnya akan terus dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS)...