Peristiwa

Ngaku Tentara, Pria Misterius Kerap Suka Palak Warga

Ngaku Tentara, Pria Misterius Kerap Suka Palak Warga

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Di tengah riuh gemuruh, penyembelihan hewan kurban dalam momen Peringatan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, pria setengah baya berusia sekitar 50-an lengkap atribut TNI tampak gentayangan di kawasan Bekasi Selatan. Dengan tegap bak seorang tentara pria yang diduga tinggal di kawasan Jakamulya sangat percaya diri, melangkah pasti memasuki area komplek masjid Baitul Karim RT 07 RW 03, LDII PAC Jaka Setia, Bekasi Selatan Lelaki berseragam layaknya anggota TNI diperjelas dengan tulisan nama kapital "YUDHO" yang disematkan di dada sebelah kanan, komplit dengan seragam lengan panjang menyerupai tentara. "Ya, kami semua tahunya pak Y itu seorang tentara, apalagi beliau menyebut nama babinsa Jaka Setia, yang kita kenal, Pak Dalimun, makanya kami awalnya percaya ...
Niat Tegur Suami, NR Malah Dibikin Babak Belur

Niat Tegur Suami, NR Malah Dibikin Babak Belur

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Peristiwa penganiayaan terhadap perempuan terjadi di Kranji, Bekasi Barat tepatnya di Jalan Masjid Al Ikhlas RT 08 RW 10. Penganiayaan yang menimpa NR (32) oleh sang suami DS di kediamannya di Senin 10 Juni 2019. Ironisnya, penganiayaan tersebut dipicu masalah sepele, yakni salah paham antara korban dengan pelaku yang menikah secara siri itu. NR ketika ditemui di kediamannya menceritakan, awal mula kejadian karena NR menegur DS perihal adik pelaku yang keluar kerja tanpa meminta izin korban terlebih dulu. NR mempertanyakan hal tersebut karena NR merupakan supervisor di tempat adik DS bekerja. Tak terima dengan teguran tersebut, pelaku lalu naik pitam dan langsung menganiaya korban secara bertubi-tubi. "Saya negurnya padahal baik-baik, cuma dia (pelaku) ...
Lapak Jualan Dirusak Security, Pedagang Makanan Lapor Polisi

Lapak Jualan Dirusak Security, Pedagang Makanan Lapor Polisi

Peristiwa
Megapolindonesia.com DEPOK - Seorang pedagang Kuliner, Anita Steifra Bujug (45), menjadi korban pengrusakan oleh oknum kordinator keamanan di Kuliner Telaga Golf Sawangan Depok. Pelaku yang diketahui bernama Dwi itu tega merusak sejumlah atribut dagangan milik korban di depan pengunjung. Menurut kuasa hukum korban dari Gemah Ripah Law Firm, Bismar Tawary, peristiwa ini bermula saat korban hendak berjualan di Telaga Golf Kuliner pada Minggu, 12 Mei 2019, lalu. Namun, tiba-tiba saja, korban yang keseharianya menjual kuliner bernama RM 12, dihadang sejumlah petugas keamanan perumahan tersebut. Mereka mengaku diminta Dwi, selaku kordinator keamanan, untuk menutup RM 12 milik korban. Pasalnya, perjanjian sewa-menyewanya antara pihak korban dan pengelola sudah habis kontrak. "Korban selaku ...
KPAI Angkat Bicara Soal Siswa Tidak Lulus Gara-Gara Kritisi Sekolah

KPAI Angkat Bicara Soal Siswa Tidak Lulus Gara-Gara Kritisi Sekolah

Peristiwa
Megapolindonesia.com NTB - Seorang siswa kelas XII jurusan IPS SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, berinisial AI dikabarkan tidak diluluskan oleh sekolahnya akibat mengkritisi kebijakan-kebijakan di sekolahnya. Diketahui, AI mengunggah protes terhadap sikap kepala sekolah melalui akun Facebook-nya pada 16 Januari 2019. Unggahan AI tersebut menuai banyak komentar dan berbuntut panjang, karena pada 13 Mei 2019 lalu ananda AI diputuskan tidak lulus oleh rapat dewan guru sekolahnya. Dalam unggahannya, Al memprotes sikap kepala sekolah yang memulangkan salah satu siswa karena terlambat masuk sekolah. Kepala Sekolah juga menurut Al Pernah melempar jaket ke tempat sampah dan memukulnya. Al sendiri pernah dipulangkan dan tidak boleh mengikuti Try out karena memakai seragam sekolah tidak sesuai ket...
Para Ulama Angkat Bicara Soal Peristiwa Makam Hajirah

Para Ulama Angkat Bicara Soal Peristiwa Makam Hajirah

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Pasca mencermati pemberitaan “Kisah di Balik Kematian Hajirah Warga Manado Terdampar di Bekasi” KH Murhali Bardah, ulama tersohor Kota Bekasi, Jawa Barat, tampak terusik atas pemberitaan ganjil dan tak wajar tersebut. Tak pelak, para relawan pendamping Hajirah (34) wanita asal Manado, menghembuskan nafas terakhir terdampak TB Paru di Bangsal Tulip 10 Gedung C Lantai 4 RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, akhirnya memenuhi panggilan sang ustadz memberikan kesaksian, pada Sabtu (30/3/2019). “Ini sangat urjen dan harus jadi perhatian semua. Besok besok relawan jangan percaya begitu saja, harus ada yang bertanya, sudah disholatkan atau belum. Relawan pun berdosa jika tidak ada seorang pun yang melaksanakan fardu kifayah ini. Dan seluruh warga Kota Bekasi berdosa, lan
Kisah Di Balik Kematian Hajirah, Warga Manado Terdampar di Bekasi

Kisah Di Balik Kematian Hajirah, Warga Manado Terdampar di Bekasi

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Sang mentari tampak redup, mendung pun bergelayut, seakan berduka, mengiringi kepergian Hajirah ke peristirahatan terakhir, memenuhi panggilan Illahi. Di tengah rinai gerimis, mobil ambulans RSUD Kota Bekasi, melaju membelah jantung Kota Bekasi menuju TPU (Tempat Pemakaman Umum) Pedurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi Jawa Barat, pada Selasa (26/3/2019) jam 15.30 sore. “Hari ini ada sekitar 9 orang meninggal dunia dan dikubur disini pak, saya dengar ada pasien yang nggak ada keluarganya, terlantar yang dari RSUD ya, itu paling pojok kuburannya yang dekat selokan, tapi tunggu mobil mobil itu keluar,” tukas tukang kembang disela perbincangan ringan dengan para relawan. Data yang berhasil dihimpun Megapolindonesia.com bahwa Hajirah (34) asal Manado, Sulawesi Utara
Narkoba Senilai 600 Juta Diamankan Polres Metro Kota Bekasi

Narkoba Senilai 600 Juta Diamankan Polres Metro Kota Bekasi

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Tiga tersangka pengedar narkotika jenis ganja dan sabu-sabu diringkus Kepolisian Sektor Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Kamis, (21/3/2019). Tiga orang yang diketahui berinisial JJ, MF dan RM ini ditangkap di waktu dan tempat berbeda setelah polisi melakukan pengembangan kasus. Diketahui, JJ ditangkap di daerah Pekayon Jaya, Kota Bekasi pada Selasa (19/3/2019) saat hendak bertransaksi narkoba, RM yang berperan sebagai kurir diringkus di Grogol, Jakarta Barat sedangkan MF diciduk di tempat tinggalnya di Cipondo, Kota Tangerang. Dalam operasi penangkapan tersebut aparat Polsek Bekasi Utara berhasil mengamankan barang bukti jenis sabu-sabu dan ganja senilai Rp 600 juta dengan berat total 555,46 gram. "Tersangka mengakui sabu-sabu miliknya didapatkan dengan c...
Jatuh Dari Ketinggian Akibat Tersetrum, Tukang Pasang Reklame Tewas

Jatuh Dari Ketinggian Akibat Tersetrum, Tukang Pasang Reklame Tewas

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Nasib nahas dialami oleh seorang pekerja pemasang billboard dari PT Karya Satria bernama Ahmad Nur Kholik (23) pada Jumat dini hari, (11/1/2019) di Jalan Raya Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Ahmad Nur Kholik harus meregang nyawa setelah terjatuh dari ketinggian enam meter dengan posisi rebah dan kepalanya menghantam permukaan tanah yang dilapisi konblok. Sebelum terjatuh, menurut saksi mata, Arnold dirinya melihat korban sempat tersengat listrik yang bersumber dari tiang reklame yang akan dipasangnya sebelum terjatuh. "Kami sampai di lokasi jam satu dini hari, kami dapat tugas untuk mengganti gambar lama di billboard dengan gambar yang baru, ketika korban memegang tiang billboard di ketinggian enam meter, korban langsung tersengat listrik dan jatuh, s...
Erosi Tanah, Rumah Kontrakan di Rawalumbu Terancam Ambruk

Erosi Tanah, Rumah Kontrakan di Rawalumbu Terancam Ambruk

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Sebuah rumah kontrakan milik Wardi di Sepanjang Jaya, Rawalumbu tepatnya di RT 5 RW 4 terancam ambruk dan hanyut akibat pergeseran tanah yang disebabkan penyusutan air sungai yang terjadi pada Selasa, (1/1/2019). Rumah kontrakan berpenghuni 13 Kepala Keluarga tersebut diketahui mengalami pergeseran tanah pada pukul 06.00 pagi tadi oleh warga setempat. Wakasatgas BPBD Kota Bekasi, Karsono menjelaskan bahwa jajarannya masih melakukan pemantauan di lapangan untuk mencari penyebab pasti peristiwa ini bisa terjadi dan jika diperlukan timnya akan bergerak mengevakuasi warga yang tinggal di dalam kontrakan tersebut. "Dari pantauan kami, sebab pergeseran tanah adalah aliran air sungai yang susut sehingga kontur tanah menjadi labil, beberapa bagian rumah sudah am...
Tsunami Banten, Empat Warga Bekasi Dikabarkan Hilang

Tsunami Banten, Empat Warga Bekasi Dikabarkan Hilang

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Empat orang warga Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi dikabarkan ikut menjadi korban hilang peristiwa tsunami yang terjadi di Banten pada Sabtu malam, (23/12/2018). Empat orang korban yang diketahui bernama Masnadih, Nurhasan, Sulaiman dan Soleh ini diketahui sedang berlibur bersama 50 orang warga Pejuang lain di Villa Hawaii Anyer saat peristiwa nahas tersebut terjadi. M Soleh, salah satu warga Pejuang yang menjadi saksi mata kejadian menyatakan bahwa sebelum terjadinya tsunami, keempat orang yang dikabarkan hilang tersebut sedang memancing di bibir pantai sebelum gelombang air laut naik. "Keempat orang tersebut sedang memancing di dermaga, beruntung ada satu orang yang selamat bernama Nurdin," tuturnya, Minggu, (23/12/2018). Dirinya juga menc...
Pencarian Anak Tenggelam di Kali Bekasi Dilanjutkan Tim SAR Gabungan

Pencarian Anak Tenggelam di Kali Bekasi Dilanjutkan Tim SAR Gabungan

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Pencarian korban tenggelam di aliran Kali Bekasi, tepatnya di Kecamatan Rawalumbu dilanjutkan pada pagi ini, Selasa, (18/12/2018). Wakil Ketua Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono menjelaskan pada pagi ini tim gabungan melakukan pencarian korban bernama July Eka Pramusty pada jam 07.00 pagi tadi. "Titik pencarian kami fokuskan dari titik tenggelam sampai jembatan besi Cipendawa, 5 perahu karet berisi 20 personil gabungan kami kerahkan pada pagi ini," jelasnya. Untuk informasi, korban tenggelam yang diketahui bernama Eka Juli, warga Gang Manggis II RT 07 RW 05 Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, hingga kini belum ditemukan dan masih dalam upaya pencarian. Bocah berusia 15 tahun kelas 3 SMP, tenggelam saat tengah berenang b...
Pakai Narkoba, Ketua DPRD Buton Selatan Ditangkap Polda Metro Jaya

Pakai Narkoba, Ketua DPRD Buton Selatan Ditangkap Polda Metro Jaya

Peristiwa
Megapolindonesia.com JAKARTA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Ketua DPRD Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, La Usman karena diduga menggunakan narkoba di Hotel Red Planet lantai 2 kamar 217, Jl. Samanhudi, Jakarta Pusat pada Jumat (23/11/2018) kemarin. Politisi yang juga ketua Fraksi PAN DPRD Buton Selatan itu telah ditetapkan tersangka dan masih dalam pemeriksaan intensif petugas. "Barang bukti dari tersangka berupa 2 buah cangklong bekas pakai, di mana satu ditemukan di kantong celananya dan satu di kloset toilet kamar hotel, 3 buah korek api gas yang sudah dimodif dan 1 HP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (26/11/2018). Argo mengungkapkan kasus ini bermula saat polisi menerima informasi adanya penyalah...
Polsek Jatiasih Ringkus Spesialis Ranmor Asal Cileungsi

Polsek Jatiasih Ringkus Spesialis Ranmor Asal Cileungsi

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi berhasil menangkap dua orang spesialis kejahatan pencurian kendaraan bermotor berinisial Y dan AH yang merupakan warga Kabupaten Bogor pada Senin, (22/10/2018). Dua orang ini terciduk aparat setelah Kepolisian Sektor Jatiasih mengadakan operasi cipta kondisi pada hari Minggu, (21/10/2019) di Jatimekar, Kota Bekasi. Kapolsek Jatiasih, Kompol Illi Anas menjelaskan terungkapnya Y dan AH merupakan spesialis pencuri kendaraan bermotor akibat keduanya kedapatan membawa kunci Letter T yang biasa digunakan pencuri untuk membobol kunci kendaraan saat dilakukan operasi Cipta Kondisi. "Kami menemukan Kunci Letter T yang telah dimodifikasi di jaket pelaku serta beberapa kunci palsu yang juga telah dimodifikasi, ternyata saat ka...
Berhasil Lumpuhkan Begal, Pemuda Bekasi Dapat Penghargaan Dari Kepolisian

Berhasil Lumpuhkan Begal, Pemuda Bekasi Dapat Penghargaan Dari Kepolisian

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota memberikan penghargaan kepada Muhammad Irfan dan Ahmad Rofiq atas keberanian dua orang pemuda tersebut melawan begal yang sempat ingin mengancam kedua nyawa mereka jembatan Summarecon, Bekasi pekan lalu. Singkat cerita, pembegalan terhadap Irfan dan Rofiq terjadi pada Rabu (23/5/2018) malam saat keduanya sedang nongkrong di pinggir jalan layang Summarecon. Didatangi oleh dua orang mencurigakan yang kemudian diketahui bernama Aric Saipulloh dan Indra yang bermaksud membegal mereka menggunakan sajam, Irfan tak gentar untuk melawan Aric dan temannya dengan merebut sajam milik kedua pelau begal tersebut. Akibat perlawanan Irfan tersebut Aric dan Indra kemudian kabur dan pergi ke rumah sakit. Tapi nyawa Aric akhirnya tak bisa diselamat...
Pikap Muatan Puing Terjun ke Kalimalang, Supir Dikabarkan Tenggelam

Pikap Muatan Puing Terjun ke Kalimalang, Supir Dikabarkan Tenggelam

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Sebuah mobil pickup bermuatan puing tenggelam di Kalimalang, tepatnya di depan Rumah Sakit Budi Lestari, Kecamatan Bekasi Selatan pada Sabtu dini hari, (26/5/2018). Mobil yang dikemudikan oleh Mamat dan kernetnya, Basri tenggelam akibat tidak kuat menanjak di tanjakan dan tidak bisa dikendalikan sambil membawa puing batu dari proyek pembangunan yang letaknya tak jauh dari tempat kejadian. Basri menceritakan kronologis sebelum pickup nahas tersebut tenggelam di Kalimalang yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. "Mobil yang saya tumpangi tidak kuat menanjak, mobil hilang kendali dan mundur menuju Kalimalang, sopir ikut terbawa mobil dan tenggelam," ujar Basri. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari BPBD Kota Bekasi dan Damkar Kota Bekasi masih ber...