Author: Megapolindonesia

Media Generasi Masa Kini
Orang Tua Murid Bukan Lumbung Dana Pendidikan

Orang Tua Murid Bukan Lumbung Dana Pendidikan

Editorial
Para orang tua murid baru telah berlega hati karena proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di seluruh Indonesia telah berakhir. Energi lebih pasti telah dikeluarkan para orang tua ketika harus mendaftarkan anak tercinta melanjutkan pendidikan untuk masa depan mereka. Terlepas dari problematika proses PPDB yang membuat pening kepala para orang tua, kini banyak orang tua yang dipaksa was-was. Pasalnya, setelah anak tangga pertama, yakni PPDB berhasil dilalui, anak tangga kedua yang harus dilewati adalah permintaan pungutan pendidikan atau bahasa halusnya, Sumbangan Awal Tahun. Hemat saya sebagai penulis, penyelenggara pendidikan seharusnya tidak diperbolehkan memungut sumbangan dari siswa baru dengan dalih apapun termasuk dengan kedok pengembangan dan pembangunan. Sumber pendanaan ...
Sering Makan Korban, Dishub Bakal Tindak Truk Ugal-Ugalan

Sering Makan Korban, Dishub Bakal Tindak Truk Ugal-Ugalan

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan truk besar mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Sebagai informasi, dalam tiga hari terjadi dua peristiwa laka lalu lintas yang melibatkan truk besar terjadi di Kota Bekasi dan memakan korban jiwa. Pertama, pada Selasa, (16/7/2019) di jalan KH. Agus Salim, Bekasi Timur, dimana seorang juru parkir tertabrak truk yang sedang melintas dan hari ini, Kamis, (18/7/2019) seorang pengemudi ojek daring tewas akibat bersenggolan dengan truk sampah ugal-ugalan ketika melintas di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan flyover Revo Town. Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi ketika dihubungi mengaku akan terus memonitor kecepatan kendaraan besar yang melintasi jalur...
Sukses Jabat Ketua ASEAN-SOMY, Asrorun Niam Dapat Apresiasi

Sukses Jabat Ketua ASEAN-SOMY, Asrorun Niam Dapat Apresiasi

Editorial
Megapolindonesia.com VIENTIANE - Setelah dua tahun menjabat sebagai Ketua ASEAN SOMY, hari ini Rabu, (17/7/2019) Asrorun Niam Sholeh menyerahkan kepemimpinan kepada Mr Somkiao Kingsada dari Laos untuk menjabat sebagai Ketua hingga dua tahun ke depan. Pada sesi pleno, Niam dalam pidatonya menyampaikan pentingnya meningkatkan kerja sama kepemudaan di tingkat ASEAN di berbagai bidang, khususnya dalam mendukung integrasi regional dan tujuan pembangunan berkelanjutan. "Selama dua tahun ini kita telah berupaya melaksanakan ASEAN Work Plan on Youth 2016-2020, dengan 45 program. Sampai hari ini, sudah 62% terlaksana. Ini tentu prestasi kita bersama. Kerja sama kita semua, anggota ASEAN dan negara mitra. Saya berharap, Laos dengan Mr Samkiao dapat melakukan akselerasi program dan membawa pemud...
Hadiri Konfercab PDI Perjuangan, Rayendra: Hanya Dampingi Junior

Hadiri Konfercab PDI Perjuangan, Rayendra: Hanya Dampingi Junior

Politik
Megapolindonesia.com BEKASI - Terpilihnya Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi terbilang tanpa hambatan berarti. Mendapat dukungan mutlak dari mayoritas PAC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri mendapatkan posisi pimpinan tertinggi partai berlambangkan banteng menggantikan ketua sebelumnya, Anim Imammudin hingga tahun 2024 mendatang. Adapun kepemimpinan Tri Adhianto di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi selama lima tahun ke depan akan disokong sosok Ahmad Faisyal Hermawan yang didapuk sebagai Sekretaris Umum dan juga Tumai yang ditunjuk sebagai Bendahara. Namun, di balik proses melenggangnya Tri Adhianto ke pucuk pimpinan PDI Perjuangan, tersiar kabar bahwa ada peran Rayendra Sukarmadji, mantan Sekda Kota Bekasi di dalamnya. Informasi menyeb...
Santri Keroyok Santri, Polisi Sulit Temukan Keberadaan Pelaku

Santri Keroyok Santri, Polisi Sulit Temukan Keberadaan Pelaku

Daerah
Megapolindonesia.com DUMAI - MTJ (17), bocah di bawah umur yang bertempat tinggal di Dumai Selatan melaporkan peristiwa penganiayaan secara bersama yang dilakukan oleh teman satu pesantrennya ke Polres Kota Dumai. Ironisnya, MTJ yang sedang mengenyam pendidikan di salah satu pesantren di Bukit Timah, Kota Dumai ini dianiaya oleh teman sebayanya secara bersama-sama lantaran MTJ menegur terduga pelaku berinisial A (16) yang merusak lemari pakaian miliknya. Menurut ibu korban, kejadian terjadi pada 16 November 2018 silam dimana anaknya dikeroyok secara bersama-sama hingga luka lebam dan hidung yang mengeluarkan darah tidak henti-hentinya. "Ketika anak saya pulang dari pesantren untuk mengunjungi rumah, saya mendapati muka anak saya lebam-lebam dan hidungnya mengeluarkan darah, akhirnya ...
Niat Tegur Suami, NR Malah Dibikin Babak Belur

Niat Tegur Suami, NR Malah Dibikin Babak Belur

Peristiwa
Megapolindonesia.com BEKASI - Peristiwa penganiayaan terhadap perempuan terjadi di Kranji, Bekasi Barat tepatnya di Jalan Masjid Al Ikhlas RT 08 RW 10. Penganiayaan yang menimpa NR (32) oleh sang suami DS di kediamannya di Senin 10 Juni 2019. Ironisnya, penganiayaan tersebut dipicu masalah sepele, yakni salah paham antara korban dengan pelaku yang menikah secara siri itu. NR ketika ditemui di kediamannya menceritakan, awal mula kejadian karena NR menegur DS perihal adik pelaku yang keluar kerja tanpa meminta izin korban terlebih dulu. NR mempertanyakan hal tersebut karena NR merupakan supervisor di tempat adik DS bekerja. Tak terima dengan teguran tersebut, pelaku lalu naik pitam dan langsung menganiaya korban secara bertubi-tubi. "Saya negurnya padahal baik-baik, cuma dia (pelaku) ...
Musim Kemarau, Kementan Turunkan Tim Penanganan Kekeringan

Musim Kemarau, Kementan Turunkan Tim Penanganan Kekeringan

Perkotaan
Megapolindonesia.com JAKARTA - Memasuki musim kemarau, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menjalankan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kekeringan pada lahan pertanian. Salah satu langkah cepat yang dilakukan adalah menurunkan tim khusus untuk penanganan kekeringan di wilayah sentra produksi padi. Dalam menjalankan tugasnya, tim ini berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat maupun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Mereka akan bekerja sama untuk memetakan potensi permasalahan kekeringan di sejumlah daerah dan menyiapkan solusi berupa 'penggelontoran' air dari bendungan,” jelas Sarwo, di Jakarta, Rabu (26/6). Tim ini diharapkan melakukan identifikasi ke wilayah yang terdampak kekeringan. Apabila masih terdapat sumb
Kemarau Panjang Ancam Petani Padi Kuningan

Kemarau Panjang Ancam Petani Padi Kuningan

Daerah
Megapolindonesia.com KUNINGAN - 2.404 hektare (ha) sawah di Kabupaten Kuningan terancam puso atau gagal panen akibat kemarau panjang. Jumlah ini berpotensi meningkat, jika hujan tak mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan. Ribuan hektare sawah petani yang terancam puso tersebar di 16 kecamatan, paling dominan berada di Kuningan bagian utara dan timur. Hampir 90% sawah yang terancam gagal panen merupakan sawah tadah hujan, sekaligus jauh dari sumber mata air. Misalnya, di Kecamatan Maleber, ada sekitar 408 ha sawah kondisi tanahnya mengering dengan kategori ringan. Sementara kecamatan lain seperti Ciawigebang, kekeringan terjadi di 168 ha sawah kategori ringan, 129 ha sawah kategori sedang, dan 271 ha sawah kategori berat. Kekeringan sawah kategori berat lainnya terjadi di Kecamatan Japa...
Ombudsman Jakarta Raya Buka Layanan Aduan PPDB Online

Ombudsman Jakarta Raya Buka Layanan Aduan PPDB Online

Perkotaan
Megapolindonesia.com JAKARTA - Terkait dengan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya membuka posko pengaduan terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2019/2020 yang sedang bergulir di daerah yang menjadi kewenangannya. Kepala Keasistenan Bidang Pendidikan Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Rully Amirulloh menjamin Identitas para pelapor akan dijamin kerahasiaannya, sehingga masyarakat didorong agar tidak perlu ragu melapor bilamana memiliki keluhan atau menemukan bukti kecurangan selama proses PPDB 2019. "Laporan masuk akan kami tindak lanjuti, tapi identitas pelapor akan kami lindungi kerahasiaannya," Senin, (17/6/2019). Sejauh ini, lanjut Rully, pihaknya baru menerima beb...
Polisi Naikkan Status Dugaan Korupsi Proyek Mako Satpol PP Bekasi

Polisi Naikkan Status Dugaan Korupsi Proyek Mako Satpol PP Bekasi

Perkotaan
Megapolindonesia.com JAKARTA - Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Bhakti Suhendrawan telah menaikkan status kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Mako Satpol PP dan BPBD Kota Bekasi dari proses penyelidikan ke penyidikan. Polda Metro Jaya mengendus adanya penyelewengan dana sebesar Rp70 Miliar dalam proyek pembangunan yang menggunakan anggaran tahun jamak (Multiyears) yang berasal dari APBD Kota Bekasi. "Kasusnya sudah naik ke penyidikan, tapi belum ada penetapan tersangka," kata Bhakti, Jumat, (14/6/2019). Meskipun telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk mantan kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan, Dadang Ginanjar pihaknya belum menentukan dan menetapkan tersangka dalam kasus ini. Senada dengan Bhakti, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ar...
Ratusan Warga Perumnas 2 Alami Kelangkaan Air Bersih

Ratusan Warga Perumnas 2 Alami Kelangkaan Air Bersih

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Para warga RW 7 Perumnas 2, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan murka terhadap sistem pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Bhagasasi yang beroperasi di wilayah Kota Bekasi. Pasalnya, ratusan warga yang tinggal di daerah tersebut kesulitan mendapatkan air jernih yang seharusnya disuplai oleh PDAM Tirta Bhagasasi untuk kebutuhan sehari-hari semenjak tiga bulan terakhir. Menurut Nanang, salah satu warga terdampak, kesulitan mendapatkan aliran air jernih telah dialami sejak sebelum bulan Ramadan berlangsung sekitar bulan Maret silam Bukannya air bersih yang didapat, warga malah disuplai air keruh, kotor dan berbau. "Kami membayar setiap bulan untuk PDAM, tapi malah air kotor yang kami dapat, air keruh seperti ini kami konsumsi semenjak sebelum bulan puasa berl...
Disdukcapil Bekasi Himbau Perantau Langsung Urus Data Kependudukan

Disdukcapil Bekasi Himbau Perantau Langsung Urus Data Kependudukan

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Para pendatang atau warga perantau yang diprediksi akan mencapai 100 ribu penduduk wajib mengurus dokumen kependudukan sesegera mungkin. Selain melakukan pengurusan dokumen kependudukan, warga perantau yang bermukim di Kota Bekasi nantinya akan diverifikasi langsung oleh Camat dan Lurah sesuai domisili tinggal mereka. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat pada Rabu, (13/6/2019). "Kami putuskan untuk menghapus operasi yustisi dan langsung menjemput bola pendataan warga-warga pendatang, nantinya kita akan berkoordinasi melalui kecamatan dan kelurahan untuk mendata ulang warga pendatang," kata Taufiq. Selain itu, Taufiq juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi baik warga asli maup...
100 Ribu Warga Pendatang Bakal Padati Kota Bekasi

100 Ribu Warga Pendatang Bakal Padati Kota Bekasi

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memprediksi sekitar 100.000 warga pendatang yang berasal dari luar daerah akan memadati Kota Bekasi pasca lebaran. Tri mengungkap kemungkinan alasan para pendatang ini berani untuk bermigrasi ke Kota Bekasi karena dianggap menjanjikan untuk mencari lapangan pekerjaan karena terhitung ada 1.350 lebih perusahaan yang berada di Kota Bekasi. "Saat Pilkada ada 2,7 juta jiwa di Kota Bekasi, namun saat Pemilu jumlah penduduknya menembus angka 2,8 juta jiwa. Makanya kita prediksi 100.000 pendatang lagi akan masuk Bekasi pasca lebaran ini," ungkapnya, Kamis, (13/6/2019). Dia menambahkan, wilayahnya merupakan daerah terbuka untuk umum sehingga siapa saja dipersilakan datang ke Kota Bekasi. "Para pendatang baru ini tidak hanya ...
BUMD Minim Kontribusi Bakal Dikaji Ulang

BUMD Minim Kontribusi Bakal Dikaji Ulang

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menginstruksikan Sekda Kota Bekasi, Renny Hendrawati untuk mengevaluasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berada di Kota Bekasi dalam waktu enam bulan ke depan. Rahmat secara khusus meminta kepada Renny untuk melakukan evaluasi kepada BUMD-BUMD yang dianggap kurang berkontribusi terhadap pendapatan Kota Bekasi. Hal itu dikatakannya saat memimpin upacara aparatur Pemkot Bekasi sekaligus melantik Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot Kota Bekasi, Muhaimin pada Rabu, (12/6/2019). "Pada prinsipnya (BUMD) adalah memperkokoh jaringan kesejahteraan warga kota Bekasi, penopang dan membantu pendapatan Pemerintah Kota Bekasi, Sekda harus mampu evaluasi mana yang terhambat pekerjaannya, kita beri waktu sa...
Ini Tahapan-Tahapan PPDB SDN & SMPN Kota Bekasi

Ini Tahapan-Tahapan PPDB SDN & SMPN Kota Bekasi

Perkotaan
Megapolindonesia.com BEKASI - Dinas Pendidikan Kota Bekasi menggelar Rapat Teknis Persiapan Pelaksanaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) daring untuk pendaftaran peserta didik SMPN dan SMAN dan luring untuk pendaftaran SDN di Tahun ajaran baru 2019/2020. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, jalur PPDB 2019 dibagi dalam 3 kategori, Zonasi 93% , Prestasi 6% dan Perpindahan Orangtua 1%. Lanjutnya juga mengatakan sebanyak 14.544 siswa akan menempati 49 SMPN dan 7 SMPN Unit Sekolah Baru (USB) dengan jumlah rombel 404 di Kota Bekasi. “ 14.544 siswa akan menempati 49 SMPN dan 7 SPMN Unit Sekolah Baru (USB) dengan jumlah rombel 404 di Kota Bekasi dari lulusan SD dan MI tahun ini yang sebanyak 46 ribu,” ungkap Inayatullah Pada PPDB 2019, rombongan belajar (rombel)