Ngaku Tentara, Pria Misterius Kerap Suka Palak Warga

Megapolindonesia.com

BEKASI – Di tengah riuh gemuruh, penyembelihan hewan kurban dalam momen Peringatan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, pria setengah baya berusia sekitar 50-an lengkap atribut TNI tampak gentayangan di kawasan Bekasi Selatan. Dengan tegap bak seorang tentara pria yang diduga tinggal di kawasan Jakamulya sangat percaya diri, melangkah pasti memasuki area komplek masjid Baitul Karim RT 07 RW 03, LDII PAC Jaka Setia, Bekasi Selatan

Lelaki berseragam layaknya anggota TNI diperjelas dengan tulisan nama kapital “YUDHO” yang disematkan di dada sebelah kanan, komplit dengan seragam lengan panjang menyerupai tentara.

“Ya, kami semua tahunya pak Y itu seorang tentara, apalagi beliau menyebut nama babinsa Jaka Setia, yang kita kenal, Pak Dalimun, makanya kami awalnya percaya saja,” tukas pengurus dan para anggota Senkom yang meriung pasca penyembelihan 16 ekor sapi, saat berinteraksi dengan Megapolindonesia.com pada Minggu (11/8/2019) sore.

Data yang berhasil dihimpun di TKP, atas kesaksian para panitia dan anggota Senkom, dalam memuluskan modus operandi, pria yang ternyata telah populer dikalangan TNI/Polri berani mengatasnamakan institusi satuan TNI.

Warga sipil yang mencatut nama institusi, meminta sekitar 10 kantong berisi daging sapi segar, setiap kantung sekitar 3 kg.

“Ya pak, ya kami percaya saja, apalagi setelah nyebut pak Babinsa Jakasetia, pak Y juga bilang bahwa mereka lagi pada sibuk semua, itu teman semua, makanya diwakili sama beliau. Tapi belakangan kami baru sadar, setelah pak Y pergi, awalnya bilang anggota Koramil, belakangan ngaku lain lagi Kodim, disitulah kami semua mulai curiga,” imbuh para pengurus penyembelihan hewan kurban menegaskan.

Aksi modus operandi dan peran yang dimainkan Y ini ternyata sudah kali yang ke-3, sejak tahun 2017, 2018 silam. Diduga Y bergentayangan dari masjid satu hingga masjid lainnya. Jika satu masjid saja bisa merengguk daging segar sekitar 30 kg, berapa kg daging yang ia dapatkan dari aksinya tersebut.

Data valid yang berhasil dihimpun, siapa sesungguhnya pria beratribut tentara ini. Pada tahun 2000-an ia tercatat sebagai anggota organisasi mitra kepolisian. Sepak terjangnya selalu single fighter, dan kala itu sempat berbuat ulah.

“Coba bayangkan, dengan tampang meyakinkan ia kelabui orang-orang di stadion, biasa bergaya kayak polisi, orang yang nggak kenal, ormas , takut waktu itu, tampangnya meyakinkan. Lah, itu para pedagang lapak dimintai dipalak, sudah dapat jatah dari ormas, dapat dari para pedagang pula,” tukas sumber di salah satu organisasi mitra kepolisian pada Megapolindonesia.com.

Di tempat terpisah sumber dari TNI, seragam tentara yang dipakai Y dalam modus operandi ternyata pemberian dari seorang inisial S atas dasar kedekatan. Dalam perkembangan ternyata disalahgunakan dan tak pernah diantisipasi sebelumnya.

“Bayangkan saja, dengan beraninya minta minta jatah atas nama babinsa ke panti panti pijat, kafe, pokoknya banyak kasus, ini orang,” tukas sumber di jajaran TNI.

Pelaku yang telah dikenal warga di kawasan Bekasi Selatan ini dekat dengan S, R, P, bahkan mereka dianggap satu kelompok, yang kerap melakukan tindakan catut institusi TNI dalam banyak aksinya.

Sementara itu Babinsa Jaka Setia, Pelda Dalimun saat dikonfirmasi terkait aksi Y yang kerap mencatut institusi dalam modus operandinya, pada Minggu (11/8/2019) malam tampak berang dan emosi.

” Ya, itu DPO saya, itu saya cari bang, merusak dan cemarkan nama tentara saja. Itu warga sipil bang, setiap ada kasus, ngilang, kabur, nggak terlihat lama,”tukas Pelda Dalimun.

Lagi kita cari tandasnya, dulu pernah habis kasus, dipanggil pak danramil, nggak muncul, ngilang, kasusnya banyak itu orang. Ketemu, tangkap dan kita permak,” ucapnya geram.

Sementara itu saat dikonfirmasi selaku ketua Yayasan Masjid Baitul Karim LDII PAC Jaka Setia, Sukardi, mengaku siapa saja minta daging kurban tak ada masalah.

“Nggak apa apa, selama ini baik baik saja, hanya kadang menyebut nama pak Dalimun dan pak Wiwid, seolah olah utusan beliau. Selama ini koordinasi dengan pak Dalimun cukup baik, coba saja di cross check,” tukasnya singkat. (Red).

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: