KPAI Investigasi Kekerasan Aparat Saat Kawal Aksi 22 Mei

Megapolindonesia.com

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan adanya dugaan pelanggaran prosedur yang dilakukan aparat kepolisian saat aksi 22 Mei kepada anak di bawah umur yang terlibat demonstrasi.

Komisioner KPAI, Jasra Putra dam tim gabungan yang telah melakukan investigasi mendalam menemukan unsur kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepada anak saat pengamanan aksi 22 Mei silam.

“Diduga ada pelanggaran pada anak-anak yang memperoleh kekerasan dari aparat. Mereka terkena luka tembak, pukulan benda tumpul, yang dilakukan petugas yang berlebihan dalam melakukan pengamanan,” kata Jasra, Senin (27/5/2019).

Jasra mencatat sedikitnya ada 80 anak yang terlibat dalam aksi dan menemukan fakta bahwa kebanyakan anak-anak berani ikut demo setelah menonton video jihad.

“Ada 3 korban meninggal dunia, 25 luka-luka di Rumah Sakit Tarakan, dan 52 sudah dititipkan di Polda Metro Jaya,”

“Anak-anak dikirimi video berjihad menuntut keadilan sehingga mereka termotivasi. Ada juga anak-anak yang terjebak pada situasi kerusuhan, karena daerah situ pas anak-anak pulang sekolah atau tarawih,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada aparat kepolisian dan Kementerian terkait agar mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.

KPAI juga meminta kepada pihak terkait, yakni Kementerian Sosial dan Pemprov DKI Jakarta untuk mendalami identitas dan asal-usul para pelaku dan korban anak-anak yang terpapar oleh pemahaman radikal.

“Pertama, Kemensos melakukan asesmen mendalam 52 anak titipan polda metro, termasuk mencocokan peran masing yg nantinya akan menentukan anak saksi, anak korban, dan pelaku, lalu kami juga meminta Dinas DKI jakarta untuk melakukan pengumpulan data terpilah,” tutup Jasra. (Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: