Buron Sejak 2015, Kejari Bekasi Didesak Cari Gatot Sutejo

Megapolindonesia.com

BEKASI – Mantan Kepala Seksi bagian Kerjasama Investasi Pemkot Bekasi, Gatot Sutejo, tak kunjung ditangkap Kejaksaan Negeri Bekasi, usai menjadi tersangka kasus jual beli tanah makam seluas 1,1 hektar di Sumur Batu, Bantar Gebang. Ironisnya, Gatot bebas melanglang buana hampir lima tahun sejak terjerat kasus pada 2015.

Kordinator LSM Rumah Juang Keadilan, Santo Vans Jeffrey Sinaga mengatakan kasus tersebut menjadi bukti buruknya kinerja Kejari Bekasi.

“Ini preseden buruk terhadap kinerja Kejari Bekasi. Lima kali pergantian kursi kepemimpinan Kejari, Gatot pun masih saja menjadi buron,” ucap Santo, Jumat (10/5/2019).

Untuk diketahui, Gatot menjadi daftar pencarian orang (DPO) karena diduga merugikan negara bersama dua orang rekannya sesama ASN. Yaitu Nurtani, Mantan Camat Bantargebang dan Sumyati, Mantan Lurah Sumur Batu. Keduanya telah dipecat dan menjalani masa hukuman. Sementara, Gatot tak kunjung diamankan.

Gatot diduga kabur karena mangkir sebanyak tiga kali dalam pemanggilan penyidik Kejaksaan Negeri Bekasi untuk dimintai keterangan sebagai tersangka.

Dalam pemeriksaan penyidik, ketiganya terbukti telah menyalahgunakan wewenangnya untuk mengubah peruntukan dokumen lahan pemakaman menjadi perumahan dalam pengadaan Surat Pelepasan Hak Atas Tanah (SPH) kepada pengembang.

Dalam berkas yang ditemukan penyidik, lahan seluas 1,1 hektar senilai Rp 1,2 miliar itu, awalnya diperuntukan sebagai TPU, namun kenyataannya digarap pengembang menjadi perumahan.

Gatot menjadi DPO dan tidak kunjung ditangkap oleh pihak Kejaksaan Negeri Bekasi. Awak media yang terus mencoba mengklarifikasi kepada sejumlah pejabat Kejari, selalu tidak bisa ditemui di ruang kerjanya.

“Ini bukti Kejari melempem dan tebang pilih,” ucap Santo, yang juga praktisi hukum itu. (DVD)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: