SBY: Rekonsiliasi Pasca Pilpres Harus Dilakukan

Megapolindonesia.com

SINGAPURA – Di tengah situasi panas menanti hitung suara oleh KPU, dua kubu peserta Pilpres diminta menahan diri dengan menekan ego masing-masing. Hal tersebut disampaikan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di National University Hospital Singapura, Jumat (3/4/2019).

“Setidaknya ada ruang dialog untuk meredam,” kata SBY dalam keterangannya yang disampaikan di hadapan sejumlah tokoh masyarakat yang menjenguk Ani Yudhoyono, yang sedang menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Hadir dalam acara tersebut, Sinta Nuriyah Wahid, Mahfud MD, Alissa Wahid, Dahlan Iskan, Beny Susetyo, dan lain-lain.

Dikatakan oleh SBY, membuka ruang dialog itu penting, karena bagaimanapun ini menyangkut kepentingan bangsa yang harus diutamakan.

“Tentu kita tidak bisa berharap sekali dialog akan menghasilkan suatu solusi, tapi perlu terus menerus mengedepankan upaya rekonsiliasi,” ujar Ketua Dewan Penasehat Partai Demokrat itu.

Ada tiga hal yang disarankan SBY untuk mencari jalan keluar dari kehaduhan ini. Yakni: compromise; take and give dan win win solution.

Mahfud MD setuju dengan SBY bahwa yang diperlukan dalam situasi seperti saat ini adalah menekan ego, untuk menjaga persatuan bangsa. “Saya berharap ada rekonsiliasi pasca pilpres ini,” katanya.

Mahfud dalam kesempatan itu mengajak rombongan berdoa bersama untuk kesembuhan Ani Yudhoyono.

Terkait kesehatan Ani Yudhoyono, menurut SBY, walau masih naik turun, tetapi perkembangannya cukup positif. “Bu Ani ditangani oleh dokter yang profesional dan teknologi kesehatan mutakhir,” ujarnya.(DVD)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: