Kurang Pro Pengusaha Konstruksi Lokal, KADIN Kritik Pemkot Bekasi

Megapolindonesia.com

BEKASI – Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Bekasi, Choiril Astari memprotes kebijakan Pemerintah Kota Bekasi yang dianggap tidak pro kepada pengusaha lokal binaan KADIN dalam urusan pelelangan proyek yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pasalnya, selama tiga tahun pemerintahan berjalan, Pemkot Bekasi tidak memberikan kesempatan kepada perusahaan lokal yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan berdampak pada keberlangsungan ekonomi perusahaan-perusahaan tersebut.

“Mereka (kontraktor anggota Kadin) tidak diberikan kesempatan untuk mengerjakan proyek-proyek APBD Kota Bekasi. Sebab, selalu dimenangkan oleh kontraktor luar Bekasi selama 3 tahun ini,” ungkap Choiril Astari, Kamis (2/5/2019).

Choiril menduga pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Bekasi bekerja tidak transparan dalam pelaksanaan proses lelang proyek-proyek pengerjaan konstruksi Kota Bekasi.

Dirinya mencurigai terjadinya negosiasi terselubung yang dilakukan oleh kotraktor luar daerah Kota Bekasi dengan ULP sehingga perusahaan mulus menjadi pemenang tender proyek konstruksi.

“Nah, disini kami meminta kepada ULP untuk transparansi dimana letak kesalahan yang menyebabkan kontraktor Kota Bekasi kalah dari kontraktor luar,”

“Yang kami sesali setelah kalah melalui proses lelang tidak ada kejelasan dari panitia lelang. Kami hanya ingin tahu dimana letak kesalahan, apa mungkin dari administrasi ataupun persyaratan,” ujar dia.

Di samping itu, dirinya juga menjelaskan nilai plus yang akan didapatkan Kota Bekasi jika kebijakan pelelangan proyek dipercayakan kepada pengusaha binaan KADIN Kota Bekasi.

Karena menurutnya, jika semua proyek dipegang oleh kontraktor asal Bekasi dapat meningkatkan kestabilan keuangan yang ada di daerah.

“Jika mereka dapat dari sisi keuangan, uang akan berputar di sekitar Kota Bekasi dan pajak pun mereka bayar di Bekasi,” katanya.

Choiril juga berharap agar dinas terkait lebih memperhatikan pengusaha daerah dan menyatakan bahwa institusinya siap untuk memberikan penguatan ekonomi daerah yang besar.

“Siapa dan perusahaan apa saja yang dianggap berkualitas dan mampu untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan di lingkungan Kota Bekasi. Kadin bertanggungjawab jika perusahaan yang direkomendasi tidak baik dan Kadin bertindak tegas, kalau perlu di coret dari keanggotaannya,” pungkasnya. (Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: