KPAI Minta BPJS Segera Rumuskan Teknis Soal Penjaminan Kesehatan Anak

Megapolindonesia.com

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta kepada pemerintah untuk membuat aturan teknis penjaminan kesehatan anak baru lahir sesuai dengan Pasal 16 Perpres 82 tahun 2018 yang telah diteken oleh Presiden Joko Widodo.

Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Sitti Hikmawatty menyatakan bahwa tanpa Peraturan BPJS tersebut pun aturan dalam pasal 16 ayat 1 itu, sudah harus jalan, namun demikian, tetap diperlukan adanya aturan-aturan teknis yang mendukung pelaksanaan pasal 16 tersebut.

“Seharusnya BPJS sudah mengantisipasi hal ini, guna menghindari timbulnya masalah di tataran RS dan fasilitas kesehatan lainnya, sesuai dengan tenggat waktu awal berlakunya tentang penjaminan anak baru lahir dengan penjaminan 28 hari sejak lahir, yang berlaku mulai tanggal 18 Desember tahun 2018,” tegas Sitti, Rabu, (19/12/2018).

Sitti juga menjelaskan perpres tersebut sudah memberikan waktu yang cukup (tiga bulan -red) untuk BPJS Kesehatan menyiapkan aturan teknis tersebut sekaligus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

Namun hingga saat ini, KPAI sebagai bagian Lembaga terkait, masih belum duduk bersama BPJS Kesehatan dan lainnya untuk membahas hal ini.

“KPAI bekerjasama dengan stake holders lainnya akan terus memonitor kinerja BPJS terkait perkembangan pelaksanaan peraturan ini, demi kepentingan terbaik anak, karena setiap penundaan pemberian hak anak tersebut berarti sebuah tindakan kekerasan,” ungkapnya.

Adapun bunyi Peraturan BPJS Kesehatan yang disoal oleh KPAI adalah amanat dalam Pasal 16 ayat 3 Perpres tsb, yang berbunyi Ketentuan lebih lanjut mengenai pendaftaran bayi baru lahir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Peraturan BPJS Kesehatan setelah berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait. (Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: