Driver Ojol Harapkan Shelter Penumpang di Setiap Pusat Perbelanjaan Bekasi

Megapolindonesia.com

BEKASI – Minimnya shelter penumpang dan kantung parkir khusus ojek daring di sejumlah pusat perbelanjaan Kota Bekasi kerap menimbulkan permasalahan, khususnya imbas buruk ke kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Lantaran hal tersebut, para driver ojek daring tidak punya pilihan lain ketika menunggu penumpang mereka dan terpaksa parkir di tempat yang tidak seharusnya, Hal inilah yang dianggap biang kerok kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan. Selain itu tak jarang para petugas yang berwenang mengurusi lalin mengusir para driver-driver untuk pindah titik tunggunya.

Yusron, salah satu driver ojek daring yang beroperasi di sekitar Grand Metropolitan menginginkan kantung parkir atau area tunggu penumpang di sejumlah pusat perbelanjaan Kota Bekasi untuk memudahkan pekerjaannya sehari-hari ini.

“Kalau ada kantung parkir dan shelter ojol (ojek online) di setiap Mall, sangat memudahkan dan menjamin keamanan penumpang kami juga, kondisi lalu lintas di sekitar Mall juga tidak akan terganggu, lagian, penumpang kami kan’ kebanyakan pengunjung dan pegawai yang kerja di Mall, secara tidak langsung kehadiran kami menyokong kegiatan pusat perbelanjaan tersebut,” ujarnya, Minggu, (4/11/2018).

Driver ojek lainnya, Andi, ketika diwawancara di parkiran Summarecon Mall, berharap pemerintah dan swasta dapat bekerjasama untuk membangun shelter ojol di sejumlah pusat perbelanjaan Kota Bekasi seperti yang dilakukan oleh DKI Jakarta.

“Kalau (kami) tunggu penumpang terus harus kucing-kucingan sama petugas, capek juga mas, kasian user kami juga terpaksa harus jalan jauh, masukkan kami coba pemerintah bikin shelter ojol gandeng pengelola mall, kami pasti dukung kebijakan tersebut, bisa aja kan’ Bekasi jadi percontohan ramah ojek online, jangan mau kalah sama ibukota,” singkatnya.(Yd)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: