Masyarakat Butuh Pendekatan Teknologi Untuk Tekan Angka Perokok

Megapolindonesia.com

JAKARTA – Merokok produk tembakau ialah penyebab utama kematian dan cacat yang sebetulnya bisa dicegah. Satu miliar jiwa terancam dimana satu miliar orang mengonsumsi tembakau yang sebagian besar adalah perokok akan meninggal dunia karenanya, sepanjang abad ini, jika keadaan saat ini terus berlangsung.

Menurut kajian baru yang diterbitkan hari ini oleh Foundation for a Smoke-Free World, ada banyak perokok yang ingin berhenti (hingga 78%) serta membutuhkan perangkat berhenti merokok yang efektif. Perangkat berhenti merokok yang paling efektif saat ini, bisa membantu 25% perokok menjauhi rokok hanya sekitar 1 tahun.

Foundation for a Smoke-Free World melibatkan EY-Parthenon untuk melakukan kajian sektoral, antara Mei dan Juli 2018, bertujuan menilai berbagai produk dan layanan berhenti merokok yang ada di pasaran atau sedang dikembangkan. Laporan dan fakta yang mendasari EY-Parthenon tersedia di situs daring Foundation for a Smoke-Free World.

“Survei Keadaan Merokok Dunia pada 2018 menunjukkan banyaknya perokok yang ingin berhenti dan banyak pula yang mencoba, bahkan beberapa kali, tanpa meraih keberhasilan. Laporan ini mengungkap sejumlah perokok yang mencoba berhenti, bisa berhasil dengan memakai sejumlah produk dan layanan yang tersedia. Namun, masih banyak yang tidak menganggap sejumlah perangkat itu dapat membantu mereka atau efektif,” ujar Farhad Riahi, MD, Chief Health, Science, and Technology Officer, Foundation for a Smoke-Free World.

Tobias Handschuh dari EY-Parthenon Life Sciences Practice, memimpin upaya tersebut dan berkomentar lebih lanjut terkait tren para perokok yang cenderung ingin menghentikan aktivitas mereka.

“Kami merintis proyek ini demi menyusun katalog beragam produk dan layanan yang ditawarkan bagi para perokok yang ingin berhenti, dan seperti diperkirakan, menemukan serangkaian solusi. Meski demikian, ada tiga temuan yang mengejutkan kami yakni, rendahnya keampuhan produk dan layanan berhenti merokok, tingkat menjauhi rokok selama 12 bulan secara terus-menerus mencapai sebaik-baiknya 23%, keterbatasan kajian klinis dari solusi teknologi yang kian banyak jumlahnya, khususnya sejumlah aplikasi pada perangkat seluler yang berisi panduan pribadi untuk berhenti merokok dan masih sedikitnya obat-obatan dan alat bantu medis potensial dalam rencana produksi, menandakan tak ada terobosan dalam hal pengobatan dalam tempo 5-10 tahun mendatang.

Menurutnya lebih lanjut, data kajian dan laporan ini menggarisbawahi perlunya tindakan memaksimalkan efektivitas perangkat yang ada melalui beberapa pendekatan pribadi dan gabungan produk serta layanan yang membuktikan keampuhan berbagai aplikasi yang berisi panduan berhenti merokok, serta mencakup jalur pengobatan terbaik.

“Memicu inovasi berbagai produk dan layanan berhenti merokok yang lebih efektif, serta membuatnya terjangkau dan mudah diakses di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah serta membuatnya terjangkau dan mudah diakses, merupakan pilar-pilar penting bagi karya Foundation for a Smoke-Free World, Inc. di bidang Kesehatan, Sains dan Teknologi, laporan ini menjadi langkah awal bagi sejumlah upaya kami di sektor tersebut, dan kami ingin bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait isu ini, tutupnya. (PR Wire)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: