Rayakan HUT RI, Ribuan Warga Ciketingudik Goyang Poco-Poco Massal

Megapolindonesia.com

BEKASI – Rayakan Hari Kemerdekaan RI yang ke-73, ribuan warga di Perumahan Taman Rahayu Regency bersama siswa SMP Negeri 31 Kota Bekasi, melakukan upacara pengibaran bendera yang dilanjutkan dengan goyang Poco-Poco.

Sedikitnya 1100 KK dari 23 RT dan 2 RW ikut memeriahkan hari kemerdekaan. Seluruh peserta yang hadir membaur dalam suasana kebersamaan. Terlebih saat lagu Poco-Poco diperdengarkan, tanpa sungkan para ibu-ibu langsung mengambil tempat dan dengan lihai mengikuti gerakan sang instruktur.

“Tadi seluruh warga juga anak-anak sekolah hadir untuk mengikuti upacara bendara di lapangan Ciketing Udik, Bantargebang,” kata Ketua RW 09 Perumahan Taman Rahayu Regency, M Sodiq usai acara, Jum’at (17/8/2018).

Menurutnya, 17 Agustus menjadi momen bagi masyarakat untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan cinta terhadap tanah air. Upacara bendera juga menjadi salah satu terapi yang ampuh untuk mewujudkan hal tersebut.

“Sangat penting sekali untuk ikut serta meramaikannya. Karena kita kan tidak tahu kalau jiwa nasionalis kita sudah memudar. Oleh sebab itu kita harus bangkitkan kembali jiwa nasionalis dan mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Panitia HUT RI ke-73 Tahun, Agus Rohadi, bahwa sangat penting untuk terus menumbuhkan rasa nasionalisme di dalam diri masyarakat, agar tidak memudar.

Ia pun mengapresiasi seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kemeriahan acara kemerdekaan RI, tak terkecuali saat melakukan upacara bendera. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk kecintaan masyarakat terhadap negeri ini.

“Luar biasanya satu Perumahan Taman Rahayu Regency ini ikut serta untuk upacara bendera HUT RI ke-73 tahun ini,” katanya.

Tak hanya warga perumahan setempat yang mengikuti upacara bendera, namun warga yang berasal dari luar perumahan juga antusias mengikuti upacara.

“Warga Kelurahan Ciketing Udik dari Muspikanya semua hadir mengikuti upacara bendera. Pihak sekolah dari guru, murid hingga kepala sekolah juga hadir,” ujarnya.

Ia pun berharap, rasa nasionalisme warga tak hanya diungkapkan saat HUT kemerdekaan saja, tapi bisa berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi saya harap masyarakat tidak hanya ingat pada saat HUT kemerdekaan saja, namun harus terus ditanamkan apa yang didapat dari HUT kemerdekaan,” pungkasnya.(*)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: