Belum Dapat Sertifikat Halal, Kemenkes Hentikan Sementara Imunisasi MR

Megapolindonesia.com

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) sepakat dengan langkah Kementerian Kesehatan menghentikan sementara pemberian vaksin Measles Rubella (MR) dikarenakan belum mendapatkan sertifikasi halal.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh menjelaskan empat poin kesepakatan yang akhirnya dibuat saat pertemuan MUI dan Kementerian Kesehatan, Jumat, (3/8/2017) di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta.

“Pertama, Menkes dan Dirut PT Biofarma sbg importir vaksin MR produksi SII berkomitmen untuk segera mengajukan sertifikasi halal atas produk vaksin MR dan permohonan fatwa tentang pelaksanaan imunisasi MR, Menkes RI atas nama negara juga akan mengirim surat ke SII untuk memberikan dokumen terkait bahan-bahan produksi vaksin dan akses untuk auditing guna pemeriksaan halal,” ujar Asrorun/

Dirinya juga menambahkan bahwa Komisi Fatwa, atas permintaan Kemenkes akan segera membahas dan menetapkan fatwa tentang imunisasi menggunakan vaksin MR secepatnya.

“Kemenkes akan menunda pelaksanaan imunisasi MR bagi masyarakat muslim sampai ada kejelasan hasil pemeriksaan dari produsen dan ditetapkan fatwa MUI, sementara untuk masyarakat yang tidak memiliki keterikatan tentang kehalalan/kebolehan secara syar’i, tetap dilaksanakan,”tutupnya.

Dalam pertemuan tersebut hadir dari MUI Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin, wakil ketua umum, beberpa ketua dan wakil sekjen MUI, Direktur LPPOM MUI, dan anggota Komisi Fatwa MUI.

Sementara dari Kemenkes, hadir Menkes, Nila Muluk, Dirjen P2P, Staf Ahli, serta Dirut PT. Biofarma selaku importir vaksin MR yang digunakan untuk program imunisasi MR.(*)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: