Imunisasi Campak Rubella Disoal, KPAI: Kedepankan Kepentingan Anak

Megapolindonesia.com

JAKARTA – Beredarnya himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Riau tentang pro kontra imunisasi MR di bulan imunisasi ini, menjadi perhatian serius Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Menurut Sitti Hikmawatty, komisioner KPAI bidang Kesehatan dan NAPZA, walaupun tidak dipublikasikan, KPAI telah melakukan penelusuran pada Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) yang masuk ke pengaduan KPAI.

Diketahui KPAI juga sudah menghubungi pelapor tinggal menyesuaikan waktu untuk menyampaikan hasil telusuran tersebut.

“Dalam hal ini KPAI juga melakukan second opinion pada berbagai pihak. Meminta pendapat ahli yang lain atau biasa dikenal istilah second opinion adalah hal yang perlu di lakukan, untuk meyakini bahwa langkah/ihtiar yang kita lakukan ini adalah yang paling optimal, paling maslahat hingga perlu dilakukan.

KPAI melihat dari masing-masing pihak, sama-sama ingin menjaga kepentingan terbaik umat. Ada pihak yang ingin menjaga dari sisi syariat menjalankan ibadah sesuai agama yang diyakininya, sementara pihak lainpun ingin menjaga umat dari sisi kualitas sumber daya manusianya.
Saya kira dua hal ini bisa bertemu dan saling mendukung.

“Yang penting dilakukan sekarang adalah bagaimana memandang masalah imunisasi/vaksinasi ini dari sisi kepentingan terbaik anak. Karena anak adalah golongan rentan yang membutuhkan proteksi lebih dibandingkan manusia dewasa lainnya,” ujar Sitti, Rabu, (1/8/2018).

Untuk itu KPAI dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan para pihak terkait agar sama-sama menyampaikan argumentasi ataupun pertimbangan yang diyakini kebenarannya oleh masing-masing pihak tersebut.

“Kebenaran mutlak itu hanya ada dalam keyakinan, kalau dalam ihtiar -kita tetap perlu masukan-masukan, karena ilmu pengetahuan terus berkembang, teknologi terus berevolusi hingga apa yang hari ini kita anggap hebat bisa jadi dianggap out of date pada masa berikutnya,”

‘Yang tidak akan berubah adalah mengutamakan kepentingan terbaik anak. Mari kita semua bergandengan tangan melakukan hal ini,”tutupnya.(*)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: