Polemik Krimer Kental Manis, KPAI Minta Pengusaha Perhatikan Dampak Kesehatan Anak

Megapolindonesia.com

JAKARTA – Asosiasi Industri Pengolah Susu (AIPS) yang juga merupakan anggota GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia) mengunjungi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Senin, (16/7/2018) untuk berkonsultasi terkait informasi Krimer Kental Manis yang selama ini diperjualbelikan dengan nama Susu Kental Manis.

Komisioner KPAI bidang Kesehatan dan NAPZA, Sitti Hikmawatty mengatakan bahwa posisi KPAI terkait permasalahan ini adalah bertugas untuk meluruskan informasi yang sudah terbangun di tengah masyarakat luas.

“Terkait konsumsi SKM (Susu Kental Manis) pada bayi, konsumsi SKM sebagai pengganti ASI sangat tidak disarankan dan ada batas toleransi kesehatan yang optimal khususnya anak yang bisa dicapai, serta harus ada pelarangan yang tegas untuk konsumsi pada bayi serta balita,” tegas Sitti.

Sitti juga meminta kepada para pelaku usaha khususnya yang memproduksi Krimer Kental Manis untuk menyepakati bahwa kepentingan kesehatan anak-anak harus lebih diutamakan.

“Segala upaya perbaikan harus dilakukan dengan menguatkan payung hukum aturan yang ada, karenanya perlu bersama mendorong disahkannya Peraturan tentang iklan dan label makanan,

“Selain itu, kami mendorong diadakannya sebuah penelitian mendalam mengenai penyebab stunting pada anak, antara lain lewat studi-studi restrospeksional yang hasilnya akan jauh lebih valid daripada hasil survei.” ujarnya. (*)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: