Kualitas Kopi Moanemani Dapat Nilai Excellent Dari Peneliti

Megapolindonesia.com

PAPUA – Peneliti kopi, Agus Saryono, dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) mengatakan kualitas kopi yang dihasilkan di perkebunan kopi Lembah Kamuu, Kabupaten Dogiyai mengarah ke excellent.

Hal ini dikatakan Agus, saat melakukan kegiatan turun lapangan bersama Pokja Papua, di Paniai yang diselenggarakan dari tanggal 4 – 12 Juli 2018.

“Kualitas kopi di Indonesia mempunyai cita rasa yang beragam. Hal ini dikarenakan penggunaan alat dan metode pengolahan yang berbeda – beda,” terangnya.

“Untuk kopi di wilayah Meepago, dari uji yang dilakukan mengarah ke excellent. Disini potensinya sudah ada, tinggal bagaimana cara mempertahankan kualitas, yakni dengan proses pemeliharaan tanaman hingga prosedur pasca panen yang benar,” sambungnya.

Menurut Agus, gambaran secara umum di dataran tinggi Meepago yang meliputi Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Paniai, memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan perkebunan kopi.

Namun, para petani harus dibekali dengan cara ekstensifikasi dan intensifikasi untuk mempertahankan mutu kopi.

“Untuk pemeliharaan kopi, contohnya bagaimana melakukan pemangkasan, pembuatan rorak dan pasca panen yang baik. Proses pasca panen harus diawali dengan memetik buah kopi yang tepat masak/ sesuai kriteria, yakni memanen buah yang merah, bukan buah yang masih berwarna hijau atau kelewat masak,” saran dia.

Sementara, dari hasil kajian intensifikasi pertanian, Agus mengatakan rata – rata petani hanya memiliki 300 tanaman kopi. Padahal, jika mengacu pada tingkat ratio pembanding petani mampu memelihara 1,5 hektar perkebunan kopi dengan jumlah tanaman hingga 2400 pohon.

“Kalau melihat jumlah tanaman dan kopi yang dihasilkan, dibandingkan dengan harga yang ada sekarang, belum cukup untuk meningkatkan taraf hidup petani,” kata Agus.

Untuk itu, jika petani mampu melakukan intensifikasi pertanian, yakni perluasan area perkebunan kopi, diharapkan produksi kopi akan meningkat dan kesejahteraan petani pun meningkat. Terlebih lagi, kopi adalah komiditi yang sedang banyak dicari pembeli.(YA)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: