Ini Strategi Bupati Yahukimo Kelola 517 Kampung

Megapolindonesia.com

PAPUA – Bupati Yahukimo, Abock Bucup ditemui di Jayapura (21/5/2018) menepis rumor beredar bahwa pihaknya telah menonaktifkan 517 kepala kampung dan melantik kepala kampung yang baru.

“Bukan menonaktifkan kepala kampung, tapi memperbaiki sistem pemerintahan kampung,” ujar Bupati Yahukimo.

Menurut Abock Bucup, pelantikan 517 kepala kampung beberapa waktu yang lalu, 400 orang adalah orang lama, sisanya diganti dengan orang baru, diganti karena faktor usia dan beberapa orang sudah meninggal dunia.

“27 orang diantaranya diganti karena pengaduan masyarakat, misalnya saja ada yang melarikan dana desa,” paparnya.

Lebih jauh, orang nomor satu di Kabupaten Yahukimo itu menjelaskan bahwa apa yang dilakukannya itu untuk memperkuat sistem pemerintahan kampung, sesuai dengan UU No 6 tahun 2014 tentang desa.

“Kami mengangkat 12 orang perangkat kampung, yakni 1 orang kepala kampung, 7 orang bamuskam, 3 orang kepala seksi pemerintahan, administrasi keuangan dan bendahara. Sesuai dengan PP Nomor 3 tahun 2017. Selain itu, kami juga mengangkat satgas kampung total sebanyak 517 orang atau 1 orang satgas perkampung,” kata Abock.

Ia menambahkan, khusus untuk tenaga administrasi, pihaknya mengambil kebijakan posisi tersebut diprioritaskan Orang Asli Yahukimo (OAY).

“Untuk menyerap tenaga kerja orang asli Yahukimo, yang bergelar sarjana dan masih menganggur. Agar administrasinya bagus dikendalikan oleh sarjana – sarjana yang ada,” ujarnya.

Selanjutnya, Bupati mendorong agar setiap kampung membuka rekening bank atas nama kampung, sehingga dana desa akan dicairkan langsung ke rekening kampung. Sehingga bila suatu saat terjadi pergantian kepala kampung, pencairan dana desa tidak akan terkendala karena masuk ke dalam rekening kampung.

Dan, untuk memperkuat kampung, kata Abock, perangkat kampung ditetapkan dengan SK Bupati yang diperbarui setiap tahunnya.

“Tahun ini kampung sudah mulai menyusun Anggaran Belanja Kampung (ABK) yang bersumber dari dana APBN, dana prospek dan dana ADD. Tiga sumber anggaran ini, perangkat kampung sedang menyusun programnya, dan dibina oleh kepala distrik,” lanjutnya.

Dengan penguatan yang dilakukannya tersebut, menurut Abock, pihaknya telah menyerap total tenaga kerja sebanyak 7322 orang, yang bekerja di 517 kampung di Kabupaten Yahukimo.

Untuk itu, Abock menghimbau kepada pihak – pihak yang tidak puas atas perbaikan yang dilakukannya agar menghentikan pengaduan ke gubernur Papua, kemendagri dan PTUN.

“Lebih baik, mari bekerja membangun kampung,” pungkasnya. (YA)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: