DPP Wanita Swadiri Kecam Aksi Terorisme di Surabaya

Megapolindonesia.com

BEKASI – DPP Wanita Swadiri yang merupakan bagian dalam ormas perempuan SOKSI, mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh teroris disejumlah gereja di Surabaya yang memakan korban, tidak saja orang dewasa bahkan juga anak-anak.

Untuk itu, Ketua Umum DPP Wanita Swadiri, Netty Marliza mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengungkap jaringan pelaku serta menindak tegas tanpa pandang bulu.

“Kami sangat menyayangkan bahwa pelaku teror itu adalah perempuan. Naluri perempuan yang seharusnya naluri keibuan yang lemah lembut dan mengayomi, tetapi hari ini naluri tersebut luluh lantak dengan adanya tragedi aksi teror saat ini,” ujarnya.

Ia pun menyerukan kepada Pemerintah agar bisa terus menggalakkan upaya-upaya deradikalisasi dan edukasi yang menyentuh kaum perempuan. Karena menurutnya, peristiwa pengeboman di Surabaya membuktikan adanya kecenderungan memanfaatkan kaum perempuan sebagai pelaku teror.

“Aksi terorisme seperti ini tidak bisa dibiarkan. Tidak ada agama yang memperbolehkan umatnya membunuh orang lain. Apalagi semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika yang harus tertanam di dalam hati masyarakat Indonesia. Walaupun kita berbeda suku, ras, dan agama, tetapi kita adalah Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, sudah seharusnya aparat keamanan menindak tegas pelaku dan jaringan terorisme yang ingin merusak ke-Bhinnekaan bangsa Indonesia.

Selain itu, pihak kepolisian dan TNI harus bersatu dan bergerak cepat untuk mengusut kasus ini secara tuntas. Jika tidak, akan muncul pihak yang memprovokasi masyarakat sehingga kerukunan dan kedamaian bisa terganggu. Dan, ia juga mendesak DPR RI untuk segera menuntaskan UU Terorisme.

“Atas nama DPP Wanita Swadiri, kami menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga korban diberi penghiburan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.(MG)

Beri Komentar

%d bloggers like this: