Diwarnai Dua Kali Skors, KPU Papua Tetapkan Paslon Omtob dan Marius

Megapolindonesia.com

KPU Papua, Selasa (24/4/2018) menggelar sidang pleno terbuka penetapan lanjutan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Mimika.

Bertempat di ruang rapat kantor KPU Papua, Jalan Soa Siu Dok Dua, Jayapura, dilakukan penetapan paslon dan pencabutan nomor urut pasangan Maria Kotorok – Yustus Way (Marius) dan Eltinus Omaleng – Johannes Rettob (Omtob).

Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, pasca diberhentikannya secara sementara komisioner KPUD Mimika. Hadir dalam rapat tersebut tiga orang komisioner lainnya, yakni Beatrix Wanane, Tarwinto, Musa Sombuk dan sekretaris Mikha Sraun.

“Berdasarkan putusan PTUN Makasar, maka ada proses selanjutnya yaitu pleno pencabutan nomor urut bagi dua calon yang telah ditetapkan PTUN untuk ikut mengambil bagian dalam pelaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Mimika tahun 2018,” kata Adam Arisoi, Ketua KPU Papua.

Namun tak lama berselang, setelah rapat pleno dibuka secara resmi oleh Ketua KPU, rapat pleno diskor selama satu jam. Pasalnya, pihak Panwas maupun Bawaslu Papua belum hadir dalam ruang rapat.

Dalam rentang waktu satu jam, pihak penyelenggara berupaya untuk membangun komunikasi dan menghadirkan panwaslu Kabupaten Mimika.

Rapat kembali dilanjutkan setelah salah seorang anggota panwas, Jhon Wayo hadir didampingi oleh staff Bawaslu Papua, Amandus Situmorang.

Namun tak lama berselang, rapat kembali diskor ketika Jhon Wayo mempertanyakan revisi SK penetapan paslon. Waktu skorsing selama lebih dari dua jam tersebut pun digunakan penyelenggara untuk memperbaiki SK penetapan paslon.

Rapat pun kembali dibuka dan dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut dan penetapan. Paslon Omtob yang diberi kesempatan pertama untuk mengambil nomor urut.

Dalam pengundian tersebut, paslon Maria Kotorok – Yustus Way mendapatkan nomor urut 5 dan paslon Eltinus Omaleng – Johannes Rettob mendapatkan nomor urut 6.

“Terus terang bahwa moment hari ini sudah lama kami nantikan, ini merupakan satu kepastian bagi kami untuk terus melangkah,” kata Maria.

Maria menambahkan setelah dilakukan penarikan nomor urut, pihaknya kembali mendapatkan haknya untuk masuk dalam tahapan selanjutnya.

Untuk itu ia berharap, proses yang berjalan tidak lagi terkendala, namun berjalan sesuai dengan tahapan.

Sementara itu, Eltinus Omaleng, incumbent Kabupaten Mimika, mengaku tidak dapat menyampaikan banyak hal selain ucapan terimakasih kepada KPU Papua.

“Hari ini saya ucapkan terimakasih kepada kpu. Kpu mengambil langkah yang tepat untuk kami bisa bertarung dalam pilkada ini,” kata Eltinus dalam sambutan singkatannya.

Dengan ditetapkannya paslon Marius dan paslon Omtob, pilkada Kabupaten Mimika diikuti oleh enam pasangan; yakni pasangan Petrus Yanwarin – Alpius Edoway (Petraled), Hans Magal – Abdul Muis (HAM), Robert Waoropeda – Albert Bolang (RNB), Wilhelmus Pigai – Athanasius Allo Rafra (MUSA), Maria Kotorok – Yustus Way (Mariyus) dan Eltinus Omaleng – Johannes Rettob (Omtob).

Dari enam pasangan yang maju dalam pilkada, 5 pasang berasal dari jalur independen dan 1 pasang berasal dari jalur partai (Omtob).

Pasca penetapan lanjutan dua paslon pilkada Mimika, akan segera dilakukan perubahan jadwal kampanye oleh KPU Papua. (YA)

Beri Komentar

%d bloggers like this: