Diduga Langgar Aturan Kampanye, Nur Supriyanto Belum Penuhi Panggilan Panwaslu

Megapolindonesia.com

BEKASI – Calon Walikota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto mangkir dari panggilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi atas dugaan pelanggaran kampanye.

Pasalnya, berdasarkan temuan Panwaslu, Nur Supriyanto diduga melakukan kampanye di lingkungan sekolah, yakni SMP Islam Terpadu Gameel Ahlaq yang terletak di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu dengan bukti berupa foto bersama siswa-siswi dengan berpose dua jari sesuai dengan simbol nomor urutnya.

Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Hulya Astuti mengatakan, jika pemanggilan pertama diabaikan oleh yang bersangkutan, pihaknya akan kembali melakukan pemanggilan kedua.

“Kalau pemanggilan kedua tidak hadir lagi, ya kami akan mengambil keputusan berdasarkan peraturan yang ada,” singkatnya saat ditemui dilingkungan Kantor Panwaslu, Jalan M Hasibuan, Rabu (25/4/2018).

Novita juga mengungkapkan, sejumlah bukti dari temuan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Nur Supriyanto berupa foto dan dua orang saksi sudah dimiliki oleh Panwaslu.

Selain itu, pemanggilan terhadap Kepala SMP Islam Terpadu Gameel Ahlaq untuk dimintai klarifikasi sudah dipenuhi pada Rabu pagi, (25/4/2018).

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari pihak Nur Supriyato terhadap ketidakhadiran dirinya untuk memenuhi panggilan Panwaslu Kota Bekasi. Rencananya, pemanggilan kedua oleh Panwaslu terhadap Nur Supriyanto akan dilakukan dua hari mendatang.(MG)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: