Timses Hasanah Sebut Cagub Populer Belum Tentu Menang Pilkada

Megapolindonesia.com

BEKASI – Tim Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin dan Anton Charliyan (Hasanah) menyebut bahwa hasil survey dari suatu lembaga suara tidak akan mempengaruhi hasil dari Pilkada Serentak 2018 di Jawa Barat.

“Di Jawa Barat sendiri, selalu yang survey-nya tertinggi tidak pernah memang. Itu sudah terjadi sejak tiga kali Pilgub. Jadi kita optimis saja Hasanah bisa menang. Karna yang dihitung nanti bukan hasil survey tapi hasil suara di tempat pemungutan suara (TPS),” ujar salah satu tim pemenangan Hasanah, Waras Wasisto saat ditemui di Kota Bekasi, Senin (23/4/2018).

Pria yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat ini mengklaim, di Jawa Barat sendiri, PDIP memiliki pengurus partai sejumlah 356 ribu orang serta sekitar 150 ribu saksi yang jika ditotal sekitar 500 ribu kader.

Menurutnya, jika masing-masing kader PDIP bisa membawa minimal 10 orang, akan terkumpul sekitar 5 juta suara di Jawa Barat. Ditambah suara-suara dari para relawan Kang Anton yang ditargetkan bisa menyumbang sekitar 3 juta suara, Hasanah akan bisa memenangkan Pilgub Jabar.

“Kita juga punya para ketua DPRD di 16 kota dan kabupaten yang mana akan menjadi parameter kami sebagai wilayah pemenangan pemilu. Jadi kita akan konsen di 16 wilayah tersebut untuk bisa menang. Kalau di 16 wilayah itu kita menang, Hasanah sudah aman,” bebernya.

Selain itu, untuk terus meningkatkan popularitas dan ektabilitas Hasanah sendiri kata dia, Kang Hasan dan Kang Anton akan terus melakukan kampanye terbuka dengan menyasar kepada komunitas milenials, kaum petani, nelayan, pengraji, dan pelaku ekonomi kreatif. Terlebih kepada kaum pemilih pemula yang dinilai sangat berpotensi untuk bisa menambah suara.

“Kalau untuk pemilih pemula itu ‘kan biasanya ada dikota-kota besar dan urban, seperti Kota Bogor, Bekasi, Depok, Bandung dan Cirebon. Kita akan optimalisasi diwilayah tersebut untuk memaksimalkan suara pemilih pemula. Dan kita menargetkan sekitar 5-10 persen suara dari pemilih pemula tersebut,” pungkasnya.(MG)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: