Tahun 2018, BPN Target Terbitkan 80 Ribu Sertifikat Tanah Untuk Papua

Megapolindonesia.com

PAPUA – Mentri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil, mengatakan BPN telah menyerahkan 70 ribu sertifikat tanah pada tahun 2017, dan pada tahun 2018 ini ditargetkan 80 ribu sertifikat tanah diserahkan.

Terkait persoalan sengketa hak ulayat yang sering terjadi di Papua, pihaknya mengakui masih banyak hal yang harus diselesaikan bersama.

“Dari pembicaraan yang ada, banyak masalah yang harus kita selesaikan bersama yaitu hubungan antar hak ulayat dengan masalah tanah ini. Apabila masalah ini bisa diselesaikan, maka tanah di Papua akan bisa dimanfaatkan dan sertifikat bisa dipercepat,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi telah menyerahkan 3.331 sertifikat tanah kepada warga dalam kunjungan kerjanya di Jayapura, Rabu (11/4).

Menanggapi penyerahan sertifikat tanah tersebut, Ondoafi Sosiri, Kabupaten Jayapura, Boas Enoch merespon secara positif soal penyerahan sertifikat tersebut.

“Saya sebagai orang tuanya masyarakat, merasa bersyukur karena dengan adanya pembagian sertifikat ini membatasi masyarakat untuk jual tanah. Karena kita berteriak untuk jangan jual tanah, masih ada yang jual tanah,” ungkapnya.

Terkait dengan persoalan atas hak ulayat yang sering terjadi ia menambahkan dengan adanya penyerahan sertifikat tersebut berarti membatasi penjualan tanah.

“Dari dulu memang kita sudah bicara – bicara dengan bapak bupati, harus ada sertifikat di berikan kepada masyarakat. Mimpi ini menjadi kenyataan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Boas Enoch menyampaikan masyarakat harus jeli terkait dengan sertifikat tanah/ lahan.

“Kalau mereka mau melepaskan tanah buat surat kuasa penyerahan atas hak ulayat adat. Kalau ada sertifikat, siapapun dia tidak akan main – main, karena itu hak ulayat masyarakat adat yang diberikan oleh pemerintahan adat,” pungkasnya (YA)

Beri Komentar

%d bloggers like this: