Masih “Junior” Di Golkar, Nofel Saleh Tetap Pede Maju Jadi Caleg DPR RI

Megapolindonesia.com

BEKASI – Usia muda bukan halangan untuk menjadi seorang pemimpin. Justru saat ini, bisa dikatakan kaum muda atau kaum millenials harus mampu mengendalikan peradaban.

Sudah saatnya, yang muda yang berkarya. Kaum muda tidak melulu harus selalu dibawah komando para orangtua yang justru malah membuat pemuda itu sendiri menjadi manja.

Pemuda saat ini harus mampu berkreasi. Menciptakan sebuah karya. Menjadi seorang motivator sekaligus eksekutor melalui kerja nyata yang bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Itulah yang menjadi dasar keinginan seorang enterpreneur muda, Nofel Saleh Hilabi untuk masuk dalam lingkup politik guna menjadi seorang milenial yang mampu memberikan dampak progresif terhadap masyarakat.

Pria yang memutuskan untuk berkiprah didunia politik dan tengah berusaha untuk masuk dalam jajaran elit dewan perwakilan rakyat guna menjadi salah satu legislator melalui kendaraan partai berlambang pohon beringin, Golongan Karya (Golkar) pun mulai memperkenalkan dirinya kepada khalayak.

Visi dan misinya untuk menjadi seorang legislatif pun mulai ia tebarkan melalui safari sosialisasi kepada masyarakat. Memperkenalkan diri dan berdialog langsung bersama masyarakat, menjadi salah satu daftar penting dalam agenda padatnya.

Pria yang kini akrab disapa Bang Nofel pun mengungkapkan, salah satu poin utama dalam motivasinya untuk menjadi seorang legislatif ialah guna menjadi jembatan masyarakat terhadap jajaran birokrasi.

Menjadi penghimpun dan penyerapan aspirasi kebutuhan masyarakat terhadap kebijakan sistem pemerintahan untuk kemudian disambungkan kepada pemerintah itu sendiri.

“Saya hanya ingin terus menerus menjadi seorang yang bermanfaat bagi orang lain dan bisa memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat dengan apa yang saya miliki,” ujar Nofel.

Meski terbilang junior, namun untuk bersaing dengan sejumlah politikus senior dalam kancah internal Partai Golkar yang barang tentu memiliki proyeksi yang sama, tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap maju dan berkompetisi menduduki kursi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan merebut hati masyarakat, khususnya Kota Bekasi dan Kota Depok yang menjadi daerah pemilihan (Dapil)-nya.

Terlebih, dirinya yang merupakan seorang Entrepreneur muda nan sukses serta memiliki sekitar 11 perusahaan besar, menjadi salah satu modal kepercayaan dirinya untuk maju menjadi seorang wakil rakyat.

Bahkan, dengan modal memiliki sejumlah perusahaan itulah yang nantinya akan ia manfaatkan untuk menjadi salah satu cara ia mengentaskan pengangguran bagi masyarakat jika ia menjadi seorang anggota dewan kelak.

“Salah satu program nyata yang akan saya terapkan dan berikan kepada masyarakat ialah membuka lapangan pekerjaan, menyerap tenaga kerja yang profesional dan memiliki kredibilitas, serta menciptakan peluang-peluang bisnis, khususnya bagi anak-anak muda,” bebernya.

Ia yang mengakui, saat ini mungkin elektabilitas dirinya untuk bisa menjadi seorang wakil rakyat masih rendah lantaran ia sendiri merupakan tokoh muda yang baru masuk dalam kancah politik.

Namun ia optimis, dengan terus melakukan upaya pendekatan terhadap masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, ia akan mampu menjadi sosok dengan elektabilitas yang mumpuni untuk bisa menjadi wakil rakyat.

“Untuk eksistensi atau popularitas, itu berbicara waktu ya. Tidak bisa dipungkiri jika ingin menjadi seorang wakil rakyat, ya harus dikenal oleh rakyat itu sendiri. Tapi yang paling penting adalah, kita bisa memberikan hal atau dampak positif apa bagi rakyat jika kita menjadi wakil rakyat?,” tukasnya.

Dengan demikian, pria keturunan Yaman namun memiliki jiwa nasionalis yang terbilang tinggi ini pun yakin, ia akan bisa menduduki kursi legislatif dan menjadi salah satu jembatan rakyat untuk bisa menciptakan dan memberikan kebijakan pro-rakyat guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.(MG)

Beri Komentar

%d bloggers like this: