Rektor Binus: Mahasiswa Binus Siap Hadapi Revolusi Industri Generasi Keempat

Megapolindonesia.com

BEKASI – Rektor Bina Nusantara (Binus) Universitas, Harjanto Prabowo optimis, mahasiswa Binus University akan mampu menghadapi revolusi industri generasi keempat (4.0).

Menurutnya, salah satu cara agar mahasiswa mampu menghadapi revolusi industri 4.0 ialah dengan memperkuat kepribadian personal.

“Pada akhirnya, anak-anak bukan hanya dicari kepintarannya, tetapi lebih kepada kepribadiannya. Anak-anak yang transparan dan tidak koruptif akan menjadi nilai global bagi dunia industri,” ujarnya saat ditemui usai Ceremony Topping Off Binus University Bekasi, Kamis (8/3/2018).

Ia menjelaskan, Binus University sendiri sudah banyak melakukan study untuk memberikan bekal khusus kepada mahasiswa untuk menghadapi setiap tantangan industri.

Bahkan kata dia, jauh sebelum itu Binus University sudah memiliki partner asing di luar negeri yang mana mereka telah menyadari untuk bagaimana mempersiapkan metode pembelajaran dengan membentuk pendidikan yang simpel namun berfondasi kokoh.

“Revolusi industri 4.0 pastinya akan ada tunturan keterampilan, tapi menurut saya yang lebih diutamakan adalah softskill. Karna perusahaan akan lebih memilih softskill. Dan kami pun telah mempersiapkan mahasiswa dengan character building yang mumpuni pula,” bebernya.

Berdasarkan QS Asia World University Rangkings 2018, Binus University merupakan Universitas Swasta nomor satu di Indonesia. Untuk itu, optimisme jajaran Binus University terhadap mahasiswa untuk mampu menghadapi revolusi industri 4.0 sangat tinggi.

Binus University sendiri berkomitmen, 2 dari 3 lulusannya dapat bekerja di perusahaan global atau menjadi entrepreneur. Tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengalaman belajar di kampus tapi juga diberikan pengalaman langsung di dunia industri.

Melalui program 3+1, yakni konsep belajar selama tiga tahun di kampus dan 1 tahun belajar di luar kampus, mahasiswa dapat memilih salah satu dari lima program yang ada antara lain, internship, community development, research, start-up business, atau study abroad (kuliah di luar negeri).

“Saya harap, kehadiran Binus dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan dapat melahirkan lulusan professional yang siap bekerja dan berkarya di Indonesia dan global,” pungkas Harjono.(MG)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: