Pengelolaan Belum Jelas, Bus Transpatriot Cuma Bisa “Parkir”

Megapolindonesia.com

BEKASI – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi, Yayan Yuliana irit bicara saat disinggung perihal kelanjutan pengelolaan moda transportasi massal Transpatriot yang saat ini tengah mandeg beroperasi di Kota Bekasi.

Pasalnya, rencana pengelolaan Transpatriot yang awalnya akan diberikan ke salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) Kota Bekasi justru akan ditenderkan untuk dikelola oleh pihak ketiga yang sampai saat ini belum ada rencana lebih lanjut.

“Ya lagi disiapkan untuk pengelolaanya, tapi saya no comment dulu deh,” singkatnya saat ditemui di lingkungan Pemkot Bekasi, Kamis (15/2/2018).

Meski demikian, Yayan membenarkan bahwa pengelolaan Transpatriot akan dilakukan oleh pihak ketiga. Namun saat ini, keberadaan Transpatriot masih belum bisa beroperasi.

“Iya nanti lelang operator. Kalau sekarang belum beres tapi sudah dioperasionalkan, nanti saya malah salah dan dipenjara,” tegasnya. 

Yayan juga mengimbuhkan bahwa dalam pengelolaan Transpatriot, hal ini dianggap paling tepat karena membuka kesempatan pengusaha untuk menginvestasikan

“Kemungkinan, akan dilelang biar lebih fresh dan fair untuk mengoperasikan Transpatriot. Saat ini, kita konsentrasi mencari siapakah yang tepat untuk mengoperasionalkan moda transportasi ini”, tegas Yayan.

Tercatat sebanyak 9 unit Bus Transpatriot sudah dimiliki oleh Kota Bekasi dengan nilai total Rp11 miliar yang dibeli pada tahun 2017. Rencananya juga trayek yang akan dilalui oleh Transpatriot meliputi Terminal Induk Kota Bekasi – Harapan Indah, Sumber Arta – Wisma Asri, Wisma Asri – Bantar Gebang.(MG)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: