KPU Papua Tunda Pleno Pilgub Hingga Tujuh Hari

Megapolindonesia.com

PAPUA – Sidang pleno KPU Papua dengan agenda penetapan paslon pilgub, kembali dilanjutkan setelah skorsing selama beberapa jam. Skorsing dibuka pada pukul 23.30 WIT oleh Ketua KPU Papua, Adam Arisoi.
Sidang pleno KPU Papua pada Senin malam (12/2/2017) dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Majelis Rakyat Papua (MRP), Jimmy Mabel didampingi anggota MRP Benny Swenny.

Jimmy Mabel, pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima berkas paslon pilgub sehingga MRP tidak bisa melakukan verifikasi OAP.

“Dengan demikian kami tidak bisa menyampaikan hasil pleno kami kepada KPU dengan alasan kami belum menerima berkas,” kata Mabel.

Dalam sidang pleno tersebut, ia membacakan surat kesepakatan MRP yang intinya meminta kepada KPU untuk menjadwalkan ulang proses verifikasi Orang Asli Papua.

“Dengan ini MRP memohon kepada KPU Papua untuk menjadwalkan ulang proses verifikasi berkas bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua. Adapun waktu yang dibutuhkan MRP untuk melakukan verifikasi paling sedikit 7 hari kerja,” kata Jimy Mabel.

Menanggapi permintaan MRP, Ketua KPU Papua, Adam Arisoi menyetujui dengan terlebih dahulu meminta pandangan dari bawaslu.

“KPU provinsi Papua menyatakan menyetujui waktu 7 hari yang diminta oleh MRP dan jadwal perubahannya akan kami sampaikan ,” kata Adam.

Selanjutnya Ketua Bawaslu Papua, Veggie Wattimena menegaskan bawaslu akan menjadikan temuan tindak pidana pemilu jika ada pihak yang sengaja menghalangi – halangi tahapan pilgub Papua.

Sidang pleno yang berlangsung di Kantor KPU Papua dihadiri oleh cagub koalisi Papua Cerdas, John Wempi Wetipo dan cawagub koalisi Papua Bangkit, Klemen Tinal. Sementara, Lukas Enembe dan Habel Melkias Suwae absen dalam sidang pleno tersebut. (YA).

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: