TNI Jayapura Bersih-Bersih Garis Pantai Hamadi, Pantai Bersejarah Di Timur Indonesia

Megapolindonesia.com

PAPUA – Pantai Hamadi Jayapura menyimpan cerita sejarah. Disinilah tempat pendaratan pasukan sekutu untuk pertama kalinya di Papua pada masa perang dunia kedua.

Lokasi pendaratan yang dimaksud berada tak jauh dari Pangkalan Utama AL X Jayapura. Di pantai sepanjang 350 meter ini, masih terdapat peninggalan sejarah perang dunia kedua, yakni sebuah tank dan dua buah panser amfibi. Benda peninggalan sejarah tersebut kini dijadikan tugu yang berdiri tegak di bibir pantai.

Jumat (19/1/2018) di pantai bersejarah ini, Lantamal X melakukan pembersihan pantai secara rutin. Pembersihan dipimpin langsung oleh Komandan Lantamal X Jayapura Kolonel Marinir Ipung Purwadi didampingi oleh Kol Laut Antonius Giarsih.

Kolonel Ipung mengatakan program bersih – bersih pantai rutin dilakukan karena spot tersebut adalah spot yang menarik bukan hanya dari sisi hiburan namun juga edukasi.

“Disini nilai sejarah tinggi harus bisa dipertahankan. Oleh sebab itu Lantamal X beserta seluruh jajarannya untuk menjaga lingkungan wisata edukasi ini bisa terus dipelihara,”terangnya.

“Kebetulan musim saat ini adalah musim dorongan sampah, sehingga sampah banyak menuju pantai. kalau kita tidak melakukan pembersihan kontinyu bisa dipastikan pantai ini akan penuh dengan sampah.

Aksi bersih – bersih pantai dari sampah ini melibatkan prajurit TNI AL dan ASN dalam lingkup Lantamal X, serta melibatkan istri prajurit yang tergabung dalam Jalasenatri. Hasilnya, sampah sebanyak 3 truk diangkut untuk dibuang di tempat pembuangan sampah.

Selanjutnya, Ipung Purwadi menyampaikan keinginannya untuk menjadi kawasan pantai tersebut sebagai obyek wisata edukasi sejarah.

“Spot ini menjadi spot yang menarik, dan kita akan tawarkan kepada sekolah – sekolah untuk belajar sejarah tentang pendaratan sekutu di Indonesia,” kata Ipung. (YA)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: