Lantamal Papua Gagalkan Penyelundupan Senjata Di Perbatasan Indonesia

Megapolindonesia.co.

PAPUA – Selasa siang (16/1/2017) Tim VBSS (Visit Board Search Seizure) Lantamal X Jayapura mengendarai dua unit sea rider bergerak cepat di wilayah perairan di sekitar perbatasan RI – Papua Nugini.

Tim dari Lantamal X berhasil melumpuhkan pergerakan dan menangkap speedboat berwarna putih yang dikendari oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Pelaku yang diduga berasal dari PNG tersebut, dilumpuhkan karena tidak menghiraukan isyarat bendera dan komunikasi, serta berusaha melarikan diri dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim VBSS Lantamal X.

Penangkapan tersebut, berawal dari informasi intelejen tentang adanya speedboat mencurigakan, yang dikendari oleh OTK melalui jalur laut. Speed tersebut terindikasi sedang melakukan upaya penyelundupan senjata dari PNG menuju Jayapura.

Berdasarkan informasi intelejen tersebut, Dansatgas Ops. Pamtas Letkol Laut (P) Nouldy J Tangka selanjutnya memerintahkan Pamtas Mayor Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban mengerahkan dua unit Sea Rider untuk melakukan pengejaran dan penangkapan.

Tembakan peringatan yang dilepaskan tidak diindahkan oleh speedboat yang menjadi target operasi. Bahkan, speedboat tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Dan, kedua unit sea rider pun melepaskan tembakan ke arah buritan speedboat dan tepat mengena bagian motor tempel. Akibatnya speedboat target operasi pun mengurangi kecepatannya dan berhasil dilumpuhkan.

Dalam kejadian tersebut, tim berhasil mengamankan 3 orang pria. 1 orang diantaranya terluka terkena tembakan. Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan yang dilakukan oleh Tim VBSS Satkamla Lantamal X diatas speedboat, ditemukan 3 pucuk sejata SKVZ.

Ketiga orang tersebut bersama barang bukti yang ditemukan, selanjutnya dibawa ke Porasko Satkamla Lantamal X untuk menjalani pemeriksaan oleh Tim Intel Satgas Pamrahwan. 2 orang langsung menjalani pemeriksaan dan 1 orang yang terkena tembakan dievakuasi oleh tim medis menggunakan ambulan, dibawa ke RSAL dr. Soedibjo Sardadi.

Rentetan kejadian tersebut, bukanlah kejadian yang nyata. Ini adalah simulasi yang dilaksanakan dalam rangka Latihan Pratugas Operasi Pengamanan Perbatasan dan Operasi Pengamanan Daerah Rawan RI – PNG 2018.

Latihan tersebut diawasi langsung oleh Komandan Satgas Ops. Pamtas dan Ops. Pamrahwan yang juga menjabat sebagai Asops Danlantamal X Letkol Laut (P) Nouldy J Tangka, yang mewakili Komandan Lantamal X Kolonel Marinir Ipung Purwadi.

Letkol Laut (P) Nouldy J Tangka mengatakan, Tim VBSS Lantamal X merupakan Tim khusus yang selalu siap mengatasi segala tindak kejahatan dan pelanggaran hukum dilaut maupun yang melewati laut yang dapat mengganggu stabilitas keamanan laut Indonesia.

“Latihan ini untuk meningkatkan kapasitas personel dalam mengantisipasi setiap Gerakan Separatis Bersenjata sehingga tidak ada lagi yang bisa masuk, termasuk juga upaya penyelundupan senjata maupun narkoba,” tuturnya. (YA)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: