Stok Beras Bulog Disebar Untuk Antisipasi Kelangkaan Di Bekasi


Megapolindonesia.com

BEKASI – Kenaikan harga beras sejak awal bulan Januari 2018 di beberapa wilayah di Indonesia yang berimbas pada menurunnya pasokan beras dapat diantisipasi oleh Dinas Perdagangan Kota Bekasi yang bekerjasama dengan Badan Usaha Logistik (BULOG)

Pasalnya, berdasarkan keterangan yang disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Bekasi, Makbullah, kondisi pasokan beras Bulog Kota Bekasi masih aman untuk didistribusikan ke masyarakat.

“Stok beras Bulog di Kota Bekasi masih aman, bahkan Bulog selalu menyuplai beras sekitar 10-20 ton ke tiap-tiap pasar induk di Kota Bekasi setiap harinya,” ujar Makbullah, Senin (15/1/2018).

Terkait dengan harga beras yang harganya merangkak naik sekitar Rp.2.000 – Rp. 3.000 per liternya, Makbullah mengatakan bahwa Dinas Perdagangan Kota Bekasi bersama Bulog telah melakukan operasi pasar untuk menstabilkan kembali harga jual beras.

Operasi pasar tersebut kata dia, sudah berlangsung sejak 8 Januari 2018 lalu hingga 28 Januari 2018 mendatang.

Berdasarkan hasil operasi pasar tersebut, didapatkan sejumlah harga beras yang sudah mengalami kenaikan. Ialah untuk harga beras medium jenis IR seharga Rp 12.500/liter, untuk jenis Saigon Rp 12.000/liter, jenis Cisadane Rp 10.000/liter, jenis Cianjur Rp 13.000/liter dan jenis C4 Rp 12.000/liter.

“per tanggal hari ini, Senin (15/1/2018), kami dapatkan harga tersebut dan angka tersebut didapat dari pedagang di Pasar Induk Kranggan, kalau untuk pasar lain ada perbedaan harga di tiap jenisnya,” bebernya.

Selain itu diakui oleh Makbullah, naiknya harga beras untuk saat ini lantaran pasokan beras yang memang tengah menurun akibat terlambatnya jadwal panen yang disebabkan oleh faktor cuaca.

Namun, naiknya harga beras tersebut tidak akan berlangsung lama di Kota Bekasi. Dan untuk pasokan beras untuk Kota Bekasi tidak akan mengalami penurunan lantaran stok di Bulog masih aman.(MG)

Beri Komentar

%d bloggers like this: