Meski Terkendala Anggaran, Pilkada Biak Numfor Dipastikan Tetap Berjalan

Megapolindonesia.com

PAPUA – Dari 7 kabupaten di Papua yang melaksanakan tahapan pilkada serentak, ada satu kabupaten yang terkendala soal anggaran, yakni Kabupaten Biak Numfor.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPU Papua, Adam Arisoi usai melakukan pertemuan dengan Ketua KPU Kabupaten Biak Numfor, Jackson S Marien dan Plt. Bupati Biak Herry Ario Nap, pada Sabtu Sore (13/1/2017) di Kantor KPU Papua.

“Untuk keuangan, sudah menipis dananya, dan kami berharap dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan pencairan dana untuk tahap selanjutnya,” kata Jackson S Marien.

Jackson mengaku anggaran yang dialokasikan untuk pilkada Kabupaten Biak sesuai dengan Nota Perjanjian Hibah Dana (NPHD) sebesar 28,6 milyar rupiah.

Sementara itu Plt Bupati Biak, Herry Ario Nap mengaku pihaknya terkendala sejumlah hal terkait pencairan dana.

“Saya selaku plt juga mengalami beberapa kendala karena dinamika politik dalam pemerintahan pasca penahanan Bupati Biak,” akunya.

Ia mengaku sebagai Plt Bupati hubungannya dengan bagian keuangan kurang harmonis, sehingga mengakibatkan terhambatnya pencairan dana. Di bulan Desember 2017, alokasi dana yang dicairkan untuk KPUD Biak sebesar 3,3 milyar rupiah dari total 7 milyar yang direncanakan.

Terkait dengan persoalan tersebut Herry Ario Nap menyampaikan komitmennya bahwa anggaran pilkada Kabupaten Biak Numfor akan direalisasikan pada bulan Januari – Februari.

“Kami pastikan pilkada di Kabupaten Biak Numfor tidak akan tertunda dan akan tetap terlaksana,” kata dia.

Menanggapi persoalan pencairan dana pilkada di Kabupaten Biak Numfor, Ketua KPU Papua Adam Arisoi mengharapkan persoalan tersebut dapat diselesaikan secepatnya sesuai komitmen Plt Bupati Biak.

“Kita berharap setelah hasil pertemuan ini segera ada realisasinya sehingga tidak mengganggu pelaksanaan pilkada,” harap Adam.

Saat ini terdapat 3 kandidat yang akan maju dalam pilkada Biak Numfor, 2 pasangan berasal dari koalisi parpol dan 1 pasangan perseorangan.

Pasangan yang berasal dari koalisi parpol yakni, Pasangan Herry Ario Naap dan Nehemia Wospakrik diusung oleh Partai Hanura, PBB, Golkar dan PDI Perjuangan. Dan, pasangan Nikodemus Ronsumbre dan Akmal Bachrihi Kalabe diusung oleh PKB, PAN, PPP, Demokrat dan Nasdem.

Sementara pasangan yang berasal dari jalur perseorangan ialah Andreas Msen dan Yustinus Noriwari. (YA).

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: