Pilkada

Antar Tri Adhianto Dampingi Petahana, Bukti Sakti Empat Kursi PAN Bekasi

Megapolindonesia.com

BEKASI – Tri Adhianto yang memilih untuk beralih ke dunia politik dan melepaskan statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ternyata tergantikan dengan dukungan menjadi seorang kader partai yang langsung mendapatkan rekomendasi untuk menjadi calon wakil walikota Bekasi mendampingi sang Petahan Rahmat Effendi.

Ia pun memilih untuk mengendarai Partai Amanat Nasional (PAN) yang membawanya ke gerbang Pilkada yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2018 mendatang.

Hal menarik bagi seorang birokrat yang rela melepas status PNS-nya demi menjadi seorang politisi. Meski begitu, Tri Adhianto sempat mengakui bahwa menjadi seorang politisi sudah menjadi pilihannya lewat PAN yang hanya memiliki empat kursi di DPRD Kota Bekasi.

Ketua Pemenangan DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin memaparkan perjalanan seorang Tri Adhianto hingga ia menjadi salah satu kader PAN yang langsung mendapatkan rekomendasi dari DPP PAN untuk diusung menjadi calon wakil walikota Bekasi di Pilkada 2018.

“Semuanya pasti berproses. Dan ini merupakan proses politik yang sudah menjalani banyak komunikasi. PAN sendiri awalnya mengusulkan kepada Walikota untuk bisa menjadikan Tri Adhianto sebagai kader PAN yang bisa langsung kami usung sebagai calon wakil walikota. Dan setelah disetujui, akhirnya berjalanlah proses tersebut,” ujarnya.

Muin mengungkapkan, setelah ia melakukan komunikasi bersama Walikota Bekasi Rahmat Effendi perihal PAN yang ingin menarik Tri Adhianto untuk menjadi kader pun dilanjutkan dengan membawa Tri Adhianto menemui Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Pertemuan dengan Ketua Umum PAN tersebut pun mendapat respon positif. Bahkan diakui Muin, usai menyampaikan titik pokok pertemuan tersebut pun, sang Ketua Umum langsung mengeluarkan surat rekomendasi pada Jumat (5/1/2018) untuk mengusung Tri Adhianto menjadi calon wakil walikota Bekasi.

“Jadi ya secara resmi, Tri Adhianto sudah resmi menjadi kader PAN. Meski untuk KTA-nya belum kami serahkan, karna berdasarkan komitmen awal bahwa Tri harus melepaskan status PNS-nya terlebih dahulu. Jika sudah selesai proses itu baru kita serahkan untuk KTA-nya,” beber Muin.

Diakui Muin, PAN sendiri menjadi satu-satunya partai pertama yang sah mengusung petahana sekaligus calon wakil walikota dan masuk dalam daftar KPUD

Lebih lanjut, Muin juga mengungkapkan bahwa Tri Adhianto juga telah menjadi bagian dalam keluarga besar Muhammadiyah. Bahkan, dirinya juga sudah mengajak Tri Adhianto untuk menemui Ayahanda Muhammadiyah di DPD Muhammadiyah Kota Bekasi, Minggu (8/1/2018) lalu.

Selain untuk bersilahturahmi terhadap petinggi Muhammadiyah, pertemuan tersebut pun juga sebagai ajang konsolidasi seluruh kader dan keluarga besar Muhammadiyah Kota Bekasi untuk membulatkan suara mendukung Tri Adhianto​ sebagai calon wakil walikota Bekasi.

“Jadi insyaallah suara dari Muhammadiyah Kota Bekasi akan 100 persen mendukung Tri Adhianto menjadi calon wakil walikota Bekasi periode 2018-2023,” tambahnya.

Usai mendapatkan dukungan penuh dari keluarga besar Muhammadiyah Kota Bekasi, pun kata Muin, seluruh kader dan pengurus DPD, PAC, dan Ranting PAN yang ada di Kota Bekasi juga sudah melakukan konsolidasi guna mendukung Tri Adhianto.

Ia pun optimis, PAN Kota Bekasi akan bisa memenangkan pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bekasi diperiode 2018-20123.

“Saya yakin, pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto akan menang di Pilkada nanti. Karna kita dari kalangan kader dan dukungan partai lain sudah bulat mendukung mereka di Pilkada nanti,” pungkasnya.(MG)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s