KPU Papua Sebut Tiga Daerah Rawan Konflik Dukungan Pilkada

Megapolindonesia.com

PAPUA – Ketua KPU Papua, Adam Arisoi menyebut dari 7 kabupaten yang melaksanakan pilkada serentak, ada 3 kabupaten bermasalah terkait dengan dukungan ganda.

7 kabupaten yang melaksanakan pilkada serentak yakni Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Paniai, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Mamberamo Tengah.

Dikatakan oleh Adam Arisoi, persoalan dukungan ganda terjadi di Kabupaten Puncak, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Paniai.

Adam mengatakan konflik yang terjadi saat ini di Kabupaten Puncak dan Kabupaten Jayawijaya saat ini dikarenakan partai inkonsistensi dukungan partai.

“Partai memberikan dukungan pasangan bakal calon, tidak konsisten. Contoh memberikan dukungan kepada salah satu paslon setelah itu mencabut dan memberikan dukungannya kepada pasangan lain tetapi dalam keputusan tidak menjelaskan salah satu dukungan tidak dibatalkan,” terang Adam.

Terkait dengan dualism partai, Adam meminta partai harus segera mempertanggung-jawabkan hal ini.

“Partai harus konsisten, jangan membuat persoalan dukungan menjadi masalah besar di Papua,” tegasnya.

Lebih lanjut Adam mengatakan persoalan sama terjadi di Kabupaten Paniai. Dikatakannya, ada salah satu partai politik dimana pengurus partai yang sudah tidak diakui di tingkat pusat namun masih memberikan rekomendasi kepada pasangan bakal calon.

“Partai harus segera mempertanggungjawabkan hal ini. Jangan membuat situasi yang memperkeruh keamanan di Papua,” tegasnya.

“Untuk Paniai juga terjadi dualisme dukungan. Yang mana salah satu partai telah memberikan dukungan kepada kandidat yang satu dan memberikan dukungan kepada kandidat yang lain, tanpa ada ketegasan dalam B1KWK-nya, kasus yang begini membuat kerawanan yang tinggi, apalagi di Puncak Jayawijaya dan Paniai,” terangnya.

Adam menghimbau agar KPUD mencari informasi mengenai dukungan yang sah, dan memperbaiki administrasi.

Khusus, untuk Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Puncak, dimana hanya terdapat satu pasangan calon, agar KPUD setempat segera melakukan sosialisasi dan membuka pendaftaran ulang.

“Kabupaten Jayawijaya hari ini, sudah mulai melakukan sosialisasi. Pendaftaran dibuka ulang, siapa tahu nanti ada pasangan calon lain yang tiba – tiba muncul,” ujarnya. (YA)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: