Jaga Produksi, Pabrik Ban Achilles-Corsa Gandeng PLN Bangun Gardu Tegangan Tinggi

Megapolindonesia.com

BEKASI – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat berhasil melakukan Energizing tegangan listrik dengan dioperasikannya Gardu Induk (GI) Multistrada 150 kilo Volt (kV) yang dibangun khusus untuk memasok listrik ke PT Multistrada Arah Sarana TBK.

Sebagai informasi, PT Multistrada Arah Sarana adalah perusahaan manufaktur asal Eropa yang bergerak di bidang produksi ban (Achilles dan Corsa) dan berlokasi di kawasan Lemah Abang, Kabupaten Bekasi.

General Manager PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana, menyampaikan PLN mampu menyelesaikan pembangunan Gardu Induk (GI) selama sekitar 24 bulan, atas hal tersebut, PLN mampu melayani pelanggan industri dengan efisiensi waktu yang tinggi.

“Dengan keberhasilan Energize Gardu Induk Multistrada dengan tepat waktu, maka secara teknis pihak PT PLN siap memasok listrik untuk kebutuhan Multistrada,”

“Selain itu, Energizing ini membuktikan kepada calon-calon investor yang lain bahwa PLN mampu menyalurkan tenaga listrik bagi pengembangan pabriknya di Indonesia dengan tingkat mutu layanan sebagaimana yang diharapkan,” jelas Iwan Purwana, Kamis, (11/1/2017).

Iwan juga menjelaskan bahwa Gardu Induk Multistrada akan mendapat pasokan listrik dari Gardu Induk Sukatani melalui jaringan transmisi tegangan tinggi 150 kV.

“Pembangunan Gardu Induk Multistrada ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan pasokan tenaga listrik ke PT Multistrada Arah Sarana sebesar 30 MVA dan dilakukan dalam satu tahap,” tambah Iwan.

Sementara itu Presiden Direktur PT MASA, Pieter Tanuri mengatakan, penambahan daya listrik ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kenaikan produksi yakni pembuatan ban untuk mencukupi permintaan pasar, baik pasar dalam negeri maupun yang ekspor.

“Makanya untuk menunjang kebutuhan tersebut perlu adanya peningkatan tegangan, dari tegangan menengah ketegangan tinggi,” kata Pieter.

Dia berharap, melalui penambahan daya tegangan listrik ini bisa meningkatkan produktivitas dan daya saing dengan suplai listrik yang konstan.

“Peningkatan produktivitas ini diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan devisa negara Indonesia melalui peningkatan ekspor,” ujarnya.

Sebagai informasi, ketersediaan pasokan listrik untuk Jawa Barat saat ini mencapai sekitar 11.063 MW dengan beban puncak (peak load) berkisar 7.310 MW dan pasokan listrik Jawa Barat sebesar 3.753 MW yang dapat dimanfaatkan para investor untuk menanamkan modalnya dengan membangun membangun pabrik di Jawa Barat.

Selain itu, sepanjang tahun 2017, pemakaian listrik pelanggan Industri di Bekasi mencapai 5.184.906.130 kiloWatt hour (kWh). Angka ini tumbuh 8.65% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yakni sekitar 4.771.982.656 kWh.(Yd)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: