Vida Bekasi Hibahkan Lahan Untuk Pendidikan Di Pedurenan

Megapolindonesia.com

BEKSI – Vida Bekasi menyumbang lahan seluas 2.100 meter persegi untuk SDN Padurenan V Kota Bekasi sebagai wujud kontribusi Vida terhadap peningkatan pendidikan sekolah dasar di Kota Bekasi​.

Rencananya, lahan tersebut akan dibangun gedung serbaguna yang akan digunakan sebagai ruang bermain dan belajar bagi murid-murid SDN Pedurenan V Kota Bekasi yang selama ini dinilai kurang memiliki sarana dan prasarana sekolah yang memadai.

Pembangunan gedung serbaguna oleh Vida Bekasi pun akan menggandeng arsitek ternama, Andra Matin untuk menghasilkan bangunan dengan konsep yang modern dan ramah lingkungan.

Direktur Vida Bekasi, Edward Kusma mengatakan, pembangunan sarana pendidikan anak merupakan fondasi utama dalam pembangunan masyarakat, khususnya di Kota Bekasi.

“Selain membangun kawasan, tentu sudah menjadi tugas kami juga berkontribusi nyata pada masyarakat. Saat ini kami beruntung dapat menjawab kebutuhan anak-anak SDN Pedurenan V Bekasi melalui gedung serbaguna,” ujarnya, Rabu (10/1/2018).

Edward pun juga mengajak masyarakat untuk turut serta menciptakan Bekasi yang lebih sejahtera. Salah satunya dengan berkontribusi dalam kegiatan penggalangan dana pembangunan gedung SDN Pedurenan 5 di jalur utama Vida Bekasi di distrik Bumiwedari.

Menurutnya, masyakarat dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendidikan siswa-siswi dengan melakukan donasi melalui kanal pembiayaan kolektif Kitabisa.com dengan target Rp 500.000.000,- pada tahap pertama.

“Melalui pengembangan gedung sekolah baru ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas pendidikan bagi masyarakat sekitar wilayah Narogong Bekasi,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala SDN Padurenan V Kota Bekasi, Awang Zumawang mengungkapkan, sejak berdiri tahun 1984, gedung SDN Padurenan V Kota Bekasi tidak mengalami perkembangan yang berarti, sedangkan setiap tahunnya peserta didik terus bertambah.

“Saat ini ada 432 siswa-siswi SDN Padurenan V Kota Bekasi menempati lahan seluas 1500m2 dengan delapan ruang kelas dan tempat bermain yang terbatas. Tidak hanya kurikulum pembelajaran, fasilitas penunjang seperti ruang kelas dan tempat bermain menjadi aspek penting dalam mengasah potensi anak. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada Vida Bekasi dan Andra Matin yang telah memulai inisiatif ini sehingga kami dapat mendorong anak didik kami untuk lebih maju,” ungkapnya dalam kesempatan yang sama.(MG)

Ingin Tahu Lebih Banyak Soal Kota Bekasi?

Kami Kabarkan Berita Terbaru Seputar Kota Bekasi Langsung ke Gadget Anda.

Invalid email address
Anda Bisa Berhenti Berlangganan Kapan Saja Tanpa Biaya

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: