Punya 400 Bibit Pohon Kurma, DKM Al-Barkah: Siap Diinfakkan Ke Masjid-Masjid

Megapolindonesia.com

Masjid Al-Barkah Bekasi yang terletak di Jalan Veteran, Alun-alun Kota Bekasi, Bekasi Selatan ternyata memiliki sekitar 400 bibit pohon Kurma.

Bibit pohon Kurma tersebut merupakan hasil penyemaian yang dilakukan oleh pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Barkah dari sejumlah jenis biji kurma.

Ketua DKM Al-Barkah, Abdul Hadi mengungkapkan, dari 400 bibit pohon kurma tersebut, beberapa diantaranya adanya berasal dari sejumlah negara penghasil kurma terbaik.

Selain itu, banyak juga bibit pohon kurma yang berasal dari biji-biji kurma yang tidak diketahui asalnya, namun tumbuh subur yang kemudian disemai dan dirawat di Masjid Al-Barkah.

“Pastinya kita punya bibit pohon kurma dimana kurmanya berasal dari Madinah, Timur Tengah. Adanya juga yang dari Thailand dan Inggris. Sisanya entah kurma darimana, tapi tumbuh dengan sendirinya dan kita semai juga,” ujarnya saat ditemui diarea Masjid Al-Barkah, Rabu (27/12/2017).

Dijelaskan Abdul Hadi, sebelumnya pada tahun 2005, penanaman pohon kurma dihalaman Masjid Al-Barkah dimulai oleh almarhum Walikota Bekasi, Akhmad Zurfaih dengan menanam sebanyak 12 pohon.

Kemudian pada tahun 2010, pohon kurma tersebut akhirnya berbuah dan menjadi pohon kurma pertama di Indonesia yang tumbuh subur dan menghasilkan buah kurma.

Namun sayang, karena kurangnya pengetahuan akan pengembangan dan perawatan pohon kurma, kata Abdul Hadi, buah kurma yang dihasilkan pun memiliki rasa yang kurang enak atau kurang manis.

“Karna ternyata, pohon kurma itu harus dibuahi atau dikawinkan antara yang betina dan jantan. Terlebih pohon kurma itu juga memiliki banyak jenisnya,” tambahnya.

Lebih lanjut Abdul Hadi menceritakan, pada tahun 2014 lalu, dirinya pun mengikuti seminar tentang pohon kurma. Lantaran tertarik untuk mengembangkan pertumbuhann pohon kurma, ia pun mengikuti seminar tersebut.

Alhasil, setelah mengikuti seminar tersebut, ia pun menerapkan tata cara perawatan pohon kurma yang baik dan benar. Menurutnya, pohon kurma ternyata harus terus diberi pupuk, nutrisi dan disemai dengan baik agar bisa menghasilkan buah kurma yang enak.

“Akhirnya, tahun 2016 kemarin, pohon kurma yang sudah kita rawat berdasar ilmu dari seminar, berbuah dan menghasilkan buah kurma yang besar-besar. Dan rasanya pun lebih manis,” ungkapnya.

Dari ratusan bibit pohon kurma yang dihasilkan di Masjid Al-Barkah Bekasi pun, kata Abdul Hadi, nantinya bibit-bibit tersebut akan diinfakkan ke seluruh masjid yang ada di Kota Bekasi yang bersedia untuk menanam pohon kurma.

Hal tersebut bertujuan guna untuk melestarikan pertumbuhan pohon kurma di Indonesia, khususnya di Kota Bekasi. Terlebih, pohon kurma bisa tumbuh didaerah manapun, tanpa berpengaruh unsur tanah dan cuaca.

“Yang penting ada kemauan untuk merawat pohon kurma. Jadi bibit-bibit ini nantinya kita akan infakkan kepada masjid yang mau menanam pohon kurma diarea masjidnya,” pungkasnya.(MG)

Beri Komentar

%d bloggers like this: