PSTI Bekasi Targetkan Dua Emas Di Porda Jabar 2018

Megapolindonesia.com

BEKASI – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Bekasi targetkan dua medali emas dalam gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Bogor.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PSTI Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied usai takraw Kota Bekasi dipastikan lolos ke Porda usai melalui babak kualifikasi, Senin (12/12/2017).

Menurutnya, target perolahan medali emas bukan sesuatu yang muluk bagi Kota Bekasi. Apalagi bila mengacu pada hasil kualifikasi Porda untuk cabang olahraga takraw.

Yang mana kata dia, tim takraw Kota Bekasi berhasil nangkring di urutan ke-3 untuk tim takraw putri sementara takraw pria duduk di posisi kelima.

“Hasil kualifikasi menunjukan bahwa kami tim takraw Kota Bekasi memiliki peluang untuk meraih dua medali emas. Kami optimis bisa meraihnya,” ujar Abdul Muin, saat berada di Kantor Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kota Bekasi, Senin (12/12).

Ia menambahkan, tim takraw Kota Bekasi masih akan melakukan pembenahan jelang pelaksanaan Porda. Apalagi, bila ada perubahan soal aturan pertangan. Misalnya, seperti pada babak kualifikasi yang baru saja diikuti. Dimana, awalnya ada aturan pembatasan umur namun ternyata tidak.

“Kalau nanti tidak ada pembatasan umur, mungkin akan ada perubahan dalam tim kami. Nah pas kualifikasi itu, kita memang turunkan yang muda-muda karena kami kira ada pembatasan umur. Harusnya kalau tidak ada pembatasan umur, kita turunkan yang berpengalaman,” kata Muin.

Dia juga mengatakan, bahwa takraw Kota Bekasi tidak hanya mengejar target prestasi saja, yakni juara. Tapi ia berharap agar takraw di Kota Bekasi bisa populer di tengah masyarakat.

Karenanya, ia akan mengajak banyak elemen untuk ikut terlibat mempopulerkan olahraga tersebut, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

“Kita ingin populerkan takraw menjadi olahraga yang memasyarakat. Saat inikan takraw tidak populer. Bahkan atlet takraw Kota Bekasi mayoritas dari luar salah satunya dari Makasar. Padahal takraw adalah olahraga asli Indonesia dan merupakan seni Indonesia,” pungkasnya.(Yd)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: