Peristiwa

Misi Sriyanti Lumpuh Terkapar Dan Pemkab Bekasi Yang Menutup Mata

Megapolindonesia.com

BEKASI – Nasib tragis Misi Sriyanti wanita kelahiran Bekasi, 12 Mei 1972 yang terdampak penderita tumor di kepala hingga buta dan lumpuh makin mengenaskan.

Misi tergeletak tak berdaya merenda hari hari hingga ajal menjemputnya. Wanita yang diberi momongan dua orang anak ini diisolasi menempati ruangan pengap tanpa ventilasi di RT 01 RW 02 Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pasalnya, sejak 5 bulan silam tim relawan OSCAR Kemanusiaan turun didampingi Sarman Ketua RT 01 RW 002 ditolak, hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah setempat.

“Ya sampai saat ini nggak ada tindakan apa apa. Mendem begitu saja, malah adem ayem dan seperti tidak ada apa apa, meski si Misi makin terkapar,” tukas Nurjanah sang relawan saat berbincang ringan dengan megapolindonesia.com Senin (11/12/2017).

Diakui Nurjanah bahwa dirinya telah menemui kader posyandu pejabat puskesmas Mangunjaya hingga Kepala Desanya yang dipimpin Idi Rohidi sebagai lurahnya.

“Saya telah berusaha semaksimal mungkin menemui kader posyandu katanya mau datang tapi sampai saat ini boro boro ada tindakan.”

Saya juga ketemu sekel sampai lurahnya dan orang orang di puskesmas nyatanya sampai kinipun nggak diperdulikan.

Semua sepertinya telah buta mata hatinya dan tutup mata terhadap kasus kemanusiaan di depan mata. Dan nggak ada yang terketuk hatinya untuk datang. Mungkin memang harus didobrak biar semua melek

Kegeraman Nurjanah beralasan karena ia pernah kenal dekat sebagai tetangganya dan saat Misi masih sehat kerap ngobrol jika berjumpa.

“Ya kita tetangga kalau pas antar anak sekolah ketemu ngobrol sebelum sakit begini.”

Diakui anggota Relawan OSCAR Kemanusiaan asal Tambun Kabupaten Bekasi ini, sesungguhnya dirinya menunggu persetujuan pihak keluarga dan turunnya pemerintah.

“Sampai sekarang anaknya sama sekali nggak pernah hubungi saya dan baik ketua RT nya juga membiarkan.”

“Ya kalau ketua RW nya juga sama saja. Kalau kita mencari ketua RW bakalan nggak ada. Masak ketua RW di kampung sini tinggalnya di kampung lain.”

Ditandaskan sang relawan, dari staf kelurahan, sekel, lurah, posyandu, puskesmas yang dikasih tahu semua pada diam aja dan nggak pernah tanya lagi terkait sakitnya Misi yang makin memprihatinkan ini.

Dan pak Ferry yang punya yayasan sosial sendiri kayaknya bingung juga dan nggak ada tindakan apa apa, buktinya juga nggak turun cross check aja nggak. Makanya terkait sosial kemanusiaan pada merem. Aku sih pinginnya ayo bareng dobrak. Kasihan nasib Misi Sriyanti.

Sementara itu, Rohani (87) yang tak disangka sangka ibu dari Misi yang tampak bugar justru meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Kota Bekasi.

“Ya itulah kebesaran Allah SWT. Yang sakit sekitar 4 tahun yang sudah tak diinginkan lagi malah masih ada eh yang nggak sakit yang meninggal, itulah rahasia Illahi makanya kita nggak boleh zalim sekecil apapun.”

Data yang berhasil dihimpun Megapolindonesia.com yang pernah tayang di media ini juga pada (10/8/2017) agaknya sampai saat ini pemerintah tutup mata terkait kasus yang menimpa Misi Sriyanti.

“Saya sangat prihatin dengan kasus yang menimpa Misi. Coba bayangkan jika kita semua jadi Misi. Sakit terkapar buta dan lumpuh dan nggak ada yang perdulikan. Sungguh sulit dibayangkan,” jelasnya.

Dilanjutkan Nurjanah, warga dan sekitarnya dan semuanya nggak ada yang teriak, pokoknya adem ayem saja.”

Dan sewaktu ibunya meninggal ya pintunya ditutup rapat sedang orang orang yang datang kan nyalawat emaknya.

Inilah potret tragedi kemanusiaan paling masif. Semua hanya menonton tanpa mampu melakukan tindakan. Ironisnya pemerintah setempat tak mampu mendobrak hanya diam membisu jadi penonton.

Tragedi kasus kemanusiaan yang menimpa Misi bukan satu satunya kasus di kawasan Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (NTS)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s