Perkotaan

Dinkes Kota Bekasi Gerak Cepat Tangani Pasien RS Cahaya Medika

Megapolindonesia.com

BEKASI – Yusuf Choir mengapresiasi tindakan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan KPAID Kota Bekasi yang berhasil mengatasi miskomunikasi dan jaminan biaya kesehatan keluarganya.

“Saya berterimakasih dengan kesigapan dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan KPAID Kota Bekasi sudah diselesaikan permasalahan dengan Rumah Sakit Cahaya Medika, Tambun Selatan,”

“Sebenarnya tidak ditahan pihak rumah sakit, tapi karena kepanikan saya yang takut bayi saya ditahan karena saya masih kurang biaya, semua masalah sudah selesai dan ibu beserta bayi sudah kembali ke rumah,” jelas Yusuf.

Singkat cerita, permasalahan bayi dan Rumah Sakit Cahaya Medika sudah terdengar sampai Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan langsung ditangani karena pasien merupakan warga Kota Bekasi.

DINAS Kesehatan Kota Bekasi memastikan tidak ada penahanan Bayi di RS Cahaya Medika. Hal tersebut setelah mereka melakukan kunjungan ke rumah sakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, mengatakan jika hal itu hanya mis komunikasi antara orangtua bayi dimana merupakam warga Kampung Bekasi Tengah RT 003 RW 07, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

“Kami sudah berkunjung ke RSIA Cahaya Medika, dan bertemudengan dr. Desmon, owner sekaligus direktur, tidak ada penahanan bayi dari nyonya Lisa,”

Saat ini, administrasinya pun sedang diurus oleh Dinas Kesehatan. Lisa dan bayinya dipastikan dapat pulang hari ini.

“Kita yang tanggung biayanya. Jadi bu Lisa masuk dalam pasien SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Pasien diijinkan pulang hari ini,” kata Kusnanto.

Sementara itu, Komisioner KPAI Kota Bekasi, Sugeng Wijaya, menyambut baik penanganan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi terhadap warganya.

“Masalah ini jadi tidak berlarut, hanya miss komunikasi saja. Dan penangan cepat ini merupakan sinergitas yang baik antara lembaga kami (KPAI) dan Pemerintah Kota Bekasi, warga kota Bekasi harus di Lindungi oleh Pemerintah Kota Bekasi,apalagi berbicara tentang Anak-anak di Kota Bekasi,”katanya.

Ia pun berharap agar di Kota Bekasi tidak ada pusat kesehatan yang menahan bayi jika ada masalah dalam administrasi.

“Rumah sakit tidak boleh menahan Bayi, jika ada kendala administrasi para orangtua juga sebaiknya dapat memunta bantuan oleh pemerintah, karena pemeintah sendiri sudah menyedikan fasilitas kesehatan,” tandasnya. (Yd)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s