Perkotaan

Ketua KNPI Kota Bekasi Kunjungi Korban Penggusuran Pekayon

Megapolindonesia.com

BEKASI – DPD KNPI Kota Bekasi mendatangi warga korban penggusuran di Kampung Poncol, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Selasa (14/11/2017).

Selain memberikan bantuan Sembako, kehadiran KNPI, Sekaligus merayakan ulang tahun Ketua KNPI Kota Bekasi, Gilang Esa Mochtar Mohamad.

Ketua KNPI Kota Bekasi, Gilang Esa Mochtar Mohamad mengatakan segera mencari solusi permasalahan serta mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar memberikan kompensasi kepada warga yang terkena gusur.

“Saya ingin mensyukuri bertambahnya umur saya ini dengan warga korban penggusuran. Setelah mendengar keluhan warga, saya sebagai Ketua KNPI akan mencoba menjadi fasilitator agar warga dapat beraudiensi dengan Wali Kota Bekasi,” katanya 

Sebagai langkah awal, Kata Gilang, KNPI akan memberikan surat kepada Wali Kota Bekasi agar dapat dicarikan solusi atau titik terang dari permasalahan yang sudah lebih dari satu tahun warga tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

“Saya harap Pak Wali Kota Bekasi mau duduk bersama dengan warga. Dan mencari solusi bersama,” ujarnya. 

Salah satu Korban penggusuran, Sonang Harahap mengungkapkan sangat antusias dengan kunjungan pengurus KNPI Kota Bekasi dan mengungkapkan bahwa dirinya sangat bersyukur bahwa ternyata ada kumpulan pemuda yang memperhatikan kondisi dirinya bersama warga lain.

“Karena lebih dari satu tahun kita tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Saya harap KNPI dapat berjuang bersama kami. Selama ini, kita tidur tidak menentu. Sudah ada juga korban jiwa, puluhan sakit dan tiga orang meninggal. Ini seharusnya menjadi keprihatinan sendiri bagi Pemkot Bekasi,” bebernya. 

Menurutnya, kurang lebih 900 jiwa dari 206 Kepala Keluarga tidak memiliki tempat tinggal karena penggusuran yang dilakukan Pemkot Bekasi.

“Sudah jelas, Wali Kota Bekasi sangat melanggar UUD 1945, juga perilaku yang tidak sesuai Pancasila,” ungkapnya. 

Hal tersebut juga dikatakan oleh Fany Rahayu yang berharap Wali Kota Bekasi memiliki hati nurani untuk melihat kondisi secara langsung warga korban penggusuran.

“Selama menggusur, Wali Kota tidak pernah menengok sekalipun. Sudah banyak anak yang putus sekolah karena penggusuran. Bahkan, para perwakilan partai yang sebelumnya bersuara, malah hilang begitu saja. Ini ada apa?,” tegasnya. 

Dirinya menegaskan bersama ratusan warga korban penggusuran akan terus melawan juga memperjuangkan hak kami sebagai warga negara.

“Disini sudah sangat jelas bahwa Wali Kota Bekasi melanggar HAM, tidak memiliki hati nurani. Binatang saja diberi kandang, masa manusia ditindas seperti ini. Kita bukan teroris dan warga gelap,” jelasnya.(MG)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s