Feature

Cilok Kuah, Varian Baru Cilok Kini Hadir Di Bekasi Utara

Megapolindonesia.com

BEKASI – Siapa yang tak kenal salah satu jajanan khas Jawa Barat, Cilok ? Cilok atau singkatan dari Aci Dicolok, merupakan salah satu makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung terigu dan sagu yang berbentuk bulat seperti bakso.

Biasanya, cilok dimakan dengan campuran bumbu kacang atau cukup dengan saos dan kecap. Cilok sendiri berisikan cincangan daging didalamnya.

Tapi, bagaimana jika menikmati cilok dengan sajian kuah layaknya bakso ?

Muncul dari buah pemikiran seorang ibu rumah tangga yang memiliki hobi memasak dan berkuliner, Fanny (34). Ia pun mencoba untuk mengkreasikan cilok agar bisa dinikmati secara berbeda.

“Saya memang hobi masak dan kulineran. Saya juga suka mengamati perkembangan usaha kuliner. Dan saya mencoba untuk mengkreasikan cilok ini karna menurut saya cilok merupakan jajanan yang masih jarang untuk inovasinya,” ungkap Fanny, Jumat (3/11/2017).

Cilok kuah sendiri sudah ia kembangkan selama dua tahun sejak 2015 lalu. Berawal dari mencari-cari resep sendiri untuk mengolah cilok untuk bisa dijadikan dengan kuah. Akhirnya, ia pun menemukan rasa yang tepat untuk penyajian cilok.

Cilok yang ia buat sendiri tidak jauh berbeda dengan cilok biasanya. Dengan berbahan dasar tepung terigu dan tepung sagu, dia pun sedikit menambahkan daging ayam dan daging sapi untuk isian cilok.

Kemudian, ia pun meracik kuah cilok menggunakan bumbu rahasia hasil temuannya untuk memadukan cilok.

“Jadi kuahnya sendiri beda dengan kuah bakso atau kuah soto. Banyak yang bilang agak mirip dengan seblak, tapi sebenarnya tidak sama,” tambahnya.

Cilok kuah sendiri disajikan dengan tambahan mie dan macaroni. Serta dua pilihan tambahan berupa Ceker Ayam atau Kikil.

Basic rasa kuah Cilok sendiri adalah pedas. Bahkan, Fanny menawarkan tingkat kepedasan Cilok Kuah bagi para pecinta makanan pedas.

“Untuk rasa pedasnya sendiri kita ada beberapa level. Mulai dari level 1-5,” tambahnya.

Dalam sehari, Fanny bisa menghabiskan sekitar 40-50 porsi Cilok Kuah. Untuk ciloknya sendiri, Fanny biasa memproduksi cilok sekitar 2kilogram perhari.

Untuk pangsa pasar sendiri, Fanny berusaha untuk menyajikan Cilok Kuah untuk semua kalangan. Tapi biasanya, yang menjadi pelanggan tetap Fanny adalah kaum ibu.

“Yang lebih sering datang itu ibu-ibu. Mungkin karna ibu-ibu memang suka jajan dan suka makanan pedas, jadi kebanyakan ibu-ibu yang suka makan disini,” bebernya.

Lokasi kedai Cilok Kuah milik Fanny sendiri terletak di Perum Villa Indah Permai (VIP), Blok D2 No 10, Teluk Pucung, Bekasi Utara. Biasanya, ia mulai membuka kedainya sekitar pukul 09.00 hingga 21.00.

Untuk satu porsi Cilok Kuah pun, Fanny mematok harga Rp 15.500 untuk dua varian cilok, antara Cilok Kuah Ceker ataupun Cilok Kuah Kikil.

“Soal rasa semua tergantung selera. Tapi saya selalu berusaha untuk menyajikan makanan yang made hand dan pastinya higienis,” pungkasnya.(MG)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s