Perkotaan

Sah! APBD-Perubahan Kota Bekasi Naik Dari 5,3 T Jadi 5,8 T

Megapolindonesia.com

BEKASI – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi disahkan dalam rapat paripurna pada hari Kamis, (19/10/2017).

Dalam rapat tersebut Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi sepakat menandatangani nota tentang perubahan APBD Kota Bekasi tahun 2017 yang semula Rp 5,3 Triliun naik menjadi Rp 5,8 Triliun.

Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi yang diwakili oleh Daddy Kusradi dalam rapat paripurna tersebut menjelaskan bahwa APBD Perubahan Kota Bekasi telah dibahas secara komprehensif dengan mempertimbangkan beberapa aspek, salah satunya adalah aspek hukum.

Ia menambahkan, dengan diketuknya APBD Perubahan maka Pemkot Bekasi bisa diharapkan bisa segera melakukan follow-up dengan melakukan asistensi dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami harap APBD Perubahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bekasi dan membantu kinerja Pemkot Bekasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” kata politikus PKS, tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, APBD Perubahan disahkan karena adanya penyesuaian komponen pendapatan.

Salah satunya ada pengurangan terhadap Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 111 miliar lebih. Penyesuaian Sisa Lebih Anggaran (Silpa) tahun 2016 yang terkoreksi Rp 270 miliar serta penyesuaian terhadap hak keuangan pimpinan dan anggota dewan sebagaimana amanah PP Nomer 18 tahun 2017.

Dengan kondisi yang ada, Rahmat mengatakan, bahwa Kota Bekasi dari sisi fiskal masih memiliki ketergantungan terhadap pemerintah pusat.

Karenanya perlu adanya optimalisasi dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa mendatang.

“Perubahan APBD karena adanya penyesuaian terhadap komponen pendapatan. Sehingga perlu dilakukan adanya perubahan,” kata dia.

Rahmat juga menegaskan, kendati terjadi adanya penyesuaian terhadap komponen pendapatan ia menjamin hal tersebut tidak menggangu urusan wajib pemerintah daerah seperti pendidikan dan pembangunan.

“Kita bisa lihat pembangunan masih terus berlanjut dan terus kami kerjakan,” tandasnya.

Rahmat juga berharap dengan akan habisnya masa tahun anggaran, maka seluruh jajaranya bisa mengoptimalkan waktu yang ada.

“Dengan sisa waktu efektif tinggal dua bulan. Maka saya harap SKPD bisa melakukan kerja secara maksimal,” pungkasnya. (*)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s