Perkotaan

Kota Bekasi Masih “Menuju” Kota Layak Anak

Megapolindonesia.com

BEKASI – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, Hj. Riswanti menjelaskan bahwa predikat madya Kota Bekasi Layak Anak yang disematkan oleh Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak merupakan pintu awal Kota Bekasi untuk mencapai Kota Layak Anak secara penuh.

Hal tersebut dikatakannya saat menjadi pembicara Ngobrol Santai Rukun Jurnalis Bekasi dengan tema Bekasi Darurat Kekerasan Anak, Jumat, (13/10/2017), kemarin malam.

“Sebenarnya Pemkot Bekasi sudah melaunching program KLA sejak tahun 2013 lalu, pada tahun 2015 kami mendapat predikat Pratama, di tahun 2017 mendapat tingkat Madya, masih tersisa dua tingkat lagi yakni, Nindya dan Utama, barulah Kota Bekasi bisa mendapatkan predikat Kota Layak Anak secara full,” ujar Riswanti.

Riswanti mengungkapkan bahwa stigma masyarakat luas selalu berpikir bahwa ketika mendapatkan Predikat Kota Layak Anak, sebuah kota dikatakan bebas dari ancaman kekerasan terhadap anak. Padahal, berkat sosialisasi yang dihadirkan DPPPA malah membuat masyarakat jadi “melek” akan kekerasan terhadap anak.

“Kita selalu berpikir bahwa ketika mendapat penghargaan pasti tidak ada kekerasan, tren kekerasan memang menanjak, tapi hal tersebut akibat sosialisasi yang kami selalu galakkan di tengah masyarakat, dan mereka sekarang berani untuk melaporkan dan kami selalu mendapatkan tugas khusus untuk menyelesaikan kasus sampai tuntas,” kata Riswanti.

Upaya meredam kejahatan terhadap anak, dikatakan Riswanti sudah dilakukan secara mengakar ke lini terkecil masyarakat, dimana DPPPA telah membentuk Satgas Anti Kekerasan anak hingga tingkat RT yang mencapai sekitar 7000 personil.

“Ini merupakan tanggungjawab bersama, sinergitas lintas OPD dan instansi vertikal sudah kami jalin, kami juga sudah membentuk 7000 Satgas per- RT/RW dan 450 forum anak sampai tingkat kelurahan, diharapkan kehadiran mereka bisa mengantisipasi agar anak-anak tidak menjadi korban kejahatan ataupun menjadi pelaku kejahatan,” tutupnya. (*)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s