Ekbis

Jalan-Jalan Ke Ancol, Astra Daihatsu Peduli Pasien Thalasemia

Megapolindonesia.com

BEKASI – Sorot matanya berbinar. Gelak canda tawa membahana ke angkasa. Kebahagiaan terpancar di antara riuhan senda guraunya. Ratusan anak belasan tahun dengan kaos kuning bertuliskan “Daihatsu Peduli Thalassaemia” terhipnotis pagelaran atraksi.

Dari pagelaran drama kepahlawanan Scorpion Pirates, Underwater Kisah Tornado Fish si Putri Duyung dan Penyelam, Keunikan Singa Laut hingga atraksi si Lumba Lumba. Puncaknya ratusan anak penyandang talasemia Depok dan Bekasi terpukau film 4 D. Adegan film animasi Yogi Bear 4 dimensi.

“Ya saat kita nonton film 4 D itu, sepertinya kita ikut masuk dan beradegan main di dalam film tersebut, kayak beneran gitu,”tukas Adi yang merasa senang dengan program Daihatsu Peduli Thalassaemia saat berbincang ringan dengan MegapolIndonesia.com di Ocean Dream Samudra Dufan Ancol, Jakarta Utara, pada Kamis (24/8).

Kebahagiaan tiada tara bagi anak anak penyandang talasemia tertumpah dalam riungan kebersamaan. Seakan, melupakan dirinya yang tersandera talasemia. Bocah bocah usia 5-20 tahun menyatu dalam bingkai keceriaan.

“Pokoknya seneng banget, bisa ngumpul kayak gini, sama teman teman dan saudara. Harapan dan doa saya sih supaya lebih maju dan bikin acara acara begini lagi dan sukses dech buat Daihatsu,”ujar Khusnul Khotimah renyah.

Bocah penyandang talasemia sejak kecil yang terdektesi mulai di bangku sekolah menengah pertama ini tampaknya riang gembira dapat berlibur ke Ancol bersama reakn rekannya sesama penyandang talasemia.

“Sejak dari kecil dan pas ketahuan kelas 7 SMP. Dan sekarang saya kelas 1 SMK Sandikta Bekasi. Dan ini saya ikut yang ke dua kalinya,”imbuh bocah yang bermukim di Jatiasih ini.

Diakui Khusnul, tidak ada masalah, pernah selesai transfusi alergi dan gatel gatel, tapi nggak sering. Malah senang kalau transfusi dan badan jadi lebih sehat,”tambahnya.

Sementara itu Kintakaloka Trisetyawanto selaku Kepala Sentra Daihatsu Cabang Narogong, Kota Bekasi saat dikonfirmasi MegapolIndonesia.com di depan Pintu Utama Ocean Dream Samudara tampak antusias.

“Kalau agenda acara funday ini, latar belakangnya filosofi PT Astra Tbk bahwa kita berguna bagi bangsa dan negara. Salah satunya membuat program CSR (Corporate Social Responsibility) tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, dan salah satunya kita pilih talasemia

Ditandaskan Kintakaloka, dan pada hari ini lebih khusus untuk fun day nya, berbagi kebahagiaan dengan anak anak penderita talasemia. Bagi kita kebahagiaan itu bukanlah suatu kebahagiaan, jika kita tidak sharing kepada orang orang.

“Harapan ke depan lanjut Kinta, acara ini untuk mereka yang non talasemia, meng-edukasi bagaimana caranya menghambat talasemia ini, dengan cara penyebarannya dengan keturunan, sedang untuk penderita berbagi kebahagiaan agar mereka bahagia daripada tidak beraktivitas dan hari ini wujud perduli dan kebahagiaan buat mereka.”

Sementara itu penyandang talasemia Rama Adiansyah tampaknya merasa legowo dan telah menerima segala yang terjadi sebagai bagian kehidupan.

“Kalau pribadi saya, selalu dibawa enjoy saja, meski ada kekurangan dalam diri saya dan saya tidak memikirkan itu, biar semangat karena bukan saya sendiri, ternyata banyak yang lainnya.”

Dikatakan Rama yang kini sekolah Kejar Paket C (setara SMA) bahwa awalnya sedih karena penyakit ini dibilang langka. Dulu, pertama kita ke RSUD lalu ke RSCM Jakarta, dan alhamdulillah ada teman seperjuangan yang seperti saya ini. Dan saya begini diketahui sejak umur 5 tahun.

“Harapan saya pribadi, pokoknya pasti ada perubahannya, seperti obatnya, kita transfusi dan pelayanannya. Dan, sebulan sekali saya transfusi. Reaksi belum ada, tapi kalau teman teman ada yang reaksi, misalnya luka koreng kalau untuk penyakit lama sembuhnya, bernanah dulu,”jelas lelaki usia 20 tahun, yang kini tinggal di Mutiara Gading.

Sementara itu Hamdani Lukman selaku Kepala Daihatsu Cabang Depok, sempat orasi dihadapan sekitar 160 penyadang talasemia dari Depok dan Bekasi.

“Saya tidak mau Depok dan saya tidak mau Bekasi, saya mau jadi satu kesatuan. Hari ini Depok dan Bekasi, dan kita jadi kesatuan. Hari ini, kita hadir di sini untuk bersenang senang,”jelasnya.

Dikatakannya, program PT Astra Daihatsu ini melakukan hubungan antara Daihatsu dengan penderita talasemia agar kita merasakan bagaimana jadi satu kesatuan dengan Daihatsu bersama adik dan ibu ibu. Hari ini khusus untuk bisa saling mengenal dan kita gabungan dan alhamdulillah banyak dan saling kenal.”

Di Ancol hari ini, disiapkan makanan dan minuman dan silahkan bermain dengan sepuas puasnya, ini memang kita lakukan dengan penyandang talasemia dan mudah mudahan sama sama bahagia di Taman Impian Jaya Ancol.

Acara yang dihelat sejak pagi hingga jam 14.00 WIB di Ocean Dream Samudra Ancol juga diberikan piagam secara simbolis kepada YTI POPTI Depok dan Bekasi, Nur dan Puspasari, yang selama ini telah mampu bersinergi membuat para penyandang talasemia merasa hidup kembali. (NTS)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s