Pemkot Bekasi Larang Sementara Pemilihan RT/RW Sampai Pilkada 2018 Berakhir

Megapolindonesia.com

BEKASI – Sekretariat Daerah Kota Bekasi merilis Surat Edaran Nomor 100/5799-SETDA.Tapem yang diterbitkan tanggal 7 Agustus 2017 tentang penghentian sementara Pemilihan dan Pemekaran Ketua RT dan Ketua RW di seluruh Kota Bekasi.

Kepada Megapolindonesia, Sekda Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji menjelaskan alasan Pemerintah Kota Bekasi untuk melakukan penghentian sementara pemilihan ketua RT dan ketua RW sampai masa Pemilihan Kepala Daerah 2018 berakhir.

“Surat Edaran tersebut dikeluarkan untuk menjaga validasi data pemilih, kami khawatir jika nanti teroilih ketua RT atau RW baru belum mengenal jumlah warga-warga di lingkungannya, lebih buruk lagi jika ada warga yang kehilangan hak pilihnya ketika Pilkada berlangsung,” ungkap Rayendra lewat pesan singkat, pada Rabu, (9/8/2017).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Roy ini meminta kepada 56 lurah dan 12 camat di Kota Bekasi untuk mensosialisasikan edaran tersebut ke RT dan RW di wilayahnya masing-masing.

“Camat dan lurah harus sesegera mungkin mensosialisasikan aturan baru ini agar tidak timbul permasalahan di tengah-tengah masyarakat, kaitan dengan Pilkada juga ada, yakni mencegah agar tidak ada pemilih fiktif atau penduduk fiktif yang tiba-tiba bisa menggunakan hak pilihnya saat Pilkada nanti,” jelas Roy.

Adapun tiga poin penting dari Surat Edaran Nomor 100/5799-SETDA.Tapem tentang Pemekaran RT dan RW yakni ;

1. Tidak melakukan pemilihan dan pemekaran RT dan RW di wilayahnya masing-masing sampai dengan proses Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Bekasi berakhir.

2. Apabila ada Ketua RT atau RW yang telah habis masa bhaktinya agar dilakukan perpanjangan sampai dengan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berakhir

3. Mencabut Surat Edaran Sekretariat Daerah nomor: 149/3587/SETDA.Tapem tanggal 28 April 2017 tentang Pemekaran RT/RW Se-Kota Bekasi tahun 2017/2018. (Yd)

One Comment

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: