Rahmawati: Rumah Sakit Jangan “Takut” Terima Pasien Kartu Sehat NIK

Megapolindonesia.com

BEKASI – Anggota komisi IV DPRD Kota Bekasi, Rahmawati menyatakan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bekasi belum melaporkan jumlah data Kartu Sehat Berbasis NIK yang berhasil didistribusikan ke masyarakat.

Namun, Rahmawati mneyebutkan bahwa selama peluncuran Kartu Sehat Berbasis NIK sejak Januari 2017 belum ada laporan atau keluhan terkait pemakaian Kartu tersebut di Rumah Sakit Kota Bekasi.

“Selama ini belum ada laporan atau keluhan, malah yang kami dapatkan bahwa masyarakat lebih mudah mendapatkan treatment saat menggunakan KS berbasis NIK dibanding BPJS di beberapa rumah sakit,” kata Rahmawati saat dihubungi Megapolindonesia lewat pesan singkat.

Kabar santer yang menyebutkan bahwa Rumah Sakit menolak Kartu Sehat Berbasis NIK ketika rawat jalan, dijelaskan oleh Rahmawati tidak benar.

Menurut Rahmawati, pasien pun ketika akan mendaftar rawat jalan di Rumah Sakit harus melalui tahapan-tahapan hingga bisa dijamin oleh Kartu Sehat Berbasis NIK.

“Kartu Sehat NIK bisa saja dipakai rawat jalan, namun harus melewati tahapan yakni untuk nenerapa kasus yang dianggap ringang bisa ditangani ke Puskesmas, jika Puskesmas tidak bisa menangani, barulah dirujuk ke Rumah Sakit untuk disiapkan tindakan rawat jalan,” kata politisi Partai Golkar ini.

Rahmawati juga menghimbau kepada Rumah Sakit yang masih “takut” untuk menerima pasien pengguna Kartu Sehat untuk tidak menolak pasien karena Rumah Sakit juga memiliki peran dalam mengatasi masalah kesehatan Kota Bekasi.

“Pemkot sudah meneken MoU dengan Rumah Sakit di Kota Bekasi, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan untuk menangani pasien pengguna KS NIK, program ini juga mendorong agar Rumah Sakit memiliki peran untuk mengentaskan masalah kesehatan, khususnya di Kota Bekasi ini,” ujar Rahmawati. (Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: