Dinas PUPR: Penertiban Kampung Tanggul Untuk Kurangi Banjir

Megapolindonesia.com

BEKASI – Menanggapi permintaan uang kerohiman warga terkait penertiban bangunan di Kampung Tanggul, yang terletak di kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kepala Seksi Penertiban Dinas Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Bilang Naulih menyatakan bahwa penertiban yang dilakukan Pemkot Bekasi sudah sesuai dengan ketetapan dan prosedur yang berlaku.

Permasalahan uang kerohiman yang diminta warga Kampung Tanggul yang terdampak gusuran, ungkap Bilang masuk ke dalam kewenangan Wali Kota Bekasi, bukan di Dinas PUPR yang merupakan pelaksana penertiban.

“Untuk uang kerohiman bukan ranah kami untuk menjawab hal tersebut, kalau memang ada jompo atau warga miskin silakan disampaikan ke Lurah dan Camat setempat agar dikomunikasikan ke Dinas Sosial,” kata Bilang Naulih, Rabu, (19/7/2017).

Bilang juga menjelaskan bangunan-bangunan yang akan ditertibkan diproyeksikan menjadi jalan inspeksi sepanjang 2 Kilometer serta menormalisasi saluran air untuk mengurangi banjir di wilayah tersebut.

“Disana kan banyak bangunan permanen yang berdiri di atas tanah milik negara, sekitar 200 KK, informasi yang berkembang banyak juga lahan yang dibisniskan dan dijadikan kontrakan, rencananya bangunan tersebut akan ditertibkan untuk pembuatan turap dan normalisasi drainase agar tidak banjir,” jelas Bilang Naulih.

Sekadar diinformasikan, sekira pukul 11.00 WIB, perwakilan warga diterima Dinas Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Ruang (PUPR) Kota Bekasi untuk dilakukan mediasi dengan pihak Kelurahan Kaliabang Tengah dan pihak Kecamatan Bekasi Utara. (Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: