Pakai Anggaran 100 Milyar, Dewan Minta Kartu Sehat NIK Jadi Solusi Masyarakat

Megapolitan.co

BEKASI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi asal fraksi PKS, Daddy Kusradi mengadakan agenda jaring aspirasi (reses) di Kelurahan Jatimekar Kecamatan Jatiasih, Sabtu (3/6/2017). Pada kesempatan reses tersebut, tidak lupa Daddy memberikan informasi kepada masyarakat di daerah pemilihannya terkait Kartu Sehat berbasis NIK yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bekasi belakangan ini.

Daddy meminta agar jangan sampai ada masyarakat yang menjadi miskin karena sakit, maka itu adanya program pemerintah Kota Bekasi berupa kartu sehat harus betul-betul bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Bekasi.

“Kurang lebih ada 100 Milyar yang dianggarkan pemerintah untuk kartu sehat bagi masyarakat Kota Bekasi. Jadi jangan sampai mereka sakit malah jadi jatuh miskin,”pintanya.

Masyarakat yang memang dikategorikan menerima kartu sehat seperti penghasilan di bawah 3.5 juta dan baru terkena PHK serta masuk kategori miskin, maka harus segera mengurusnya dengan meminta surat rekomendasi ke RT dan RW. Setelah itu dilanjutkan di Kelurahan dan Kecamatan.

“Dari camat rekomendasikan ke Dinas Sosial dan dikeluarkan Surat Jaminan Perawatan (SJP), baru setelah itu dikeluarkan SKTM oleh Dinas Kesehatan,”tukasnya.

Dan setelah itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi mencocokkan nomor NIK sesuai dengan Kartu Identitas masing-masing sebelum diterbitkannya Kartu Bekasi Sehat.

Menurut Daddy tidak bisa dipungkiri bahwa Kartu Sehat berbasis NIK ini menjadi produk pemerintah dan kami selaku dewan dari partai koalisi pemerintahan Kota Bekasi pun sudah seharusnya memberikan informasi KS NIK kepada masyarakat.

“Jadi masyarakat Kota Bekasi harus mendapatkan fasilitas kesehatannya dengan baik di 38 rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta,” pungkasnya.(Red)

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: