Paman Bripda Taufan: Korban Adalah Anak Yang Manja Dan Sayang Keluarga

Megapolitan.co

BEKASI – Paman Bripda Taufan Tsunami, Obing Riyandi menceritakan keseharian keponakannya sehari-hari ketika kepada tim Megapolitan pada Kamis, (25/5/2017).

“Taufan itu sehari-hari adalah anak yang manja dan sayang, kadang juga dia sering sekali disuapi oleh ibunya,” kata Obing.

Obing juga mengaku tidak memiliki firasat atau melihat perilaku yang tidak biasa sebelum terjadinya peristiwa ledakan bom yang menewaskan keponakannya tersebut.

“Engga ada ya (firasat), perilaku Taufan juga biasa-biasa saja sebelum dikirim tugas oleh Polda di tempat tersebut,” tambah Obing.

Untuk diketahui, Bripda Taufan Tsunami yang berusia 23 tahun menjadi korban ledakan bom Kampung Melayu saat menjalankan tugas pengamanan pawai obor jelang Ramadhan di daerah Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Untuk diketahui, sebanyak 15 orang menjadi korban dari ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jaktim pada Rabu (24/5) sekitar pukul 21.00 WIB. Lima di antaranya meninggal dunia, yakni tiga anggota Polri dan dua diduga pelaku bom bunuh diri.

Sementara itu, 10 orang luka-luka dan sudah mendapat perawatan di rumah sakit. Lima orang anggota Polri dan lima lainnya warga sipil. (Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: