Anggota DPR RI Sosialisasi Empat Pilar Di Tambun

Megapolitan.co

BEKASI – Anggota Komisi V DPR RI – Fraksi PKS, Mahfudz Abdurahman dari Daerah pemilihan Kota Bekasi – Kota Depok priode 2014 – 2019, yang kini mulai jadi perhatian dari kalangan petinggi partai , bahkan rumor yang beredar, partai elit politik PKS akan kembali mengusungnya maju kembali menjadi Calon Anggota Komisi DPR RI daerah Pemilihan Kabupaten Bekasi dan Karawang, Jawa Barat.

Hal tersebut terlihat saat Mahfudz Abdurahman saat melakukan kunjungan dan mensosialisasikan empat pilar kepada komunitas Bekasi raya, bertempat di Taman Baca Rumah Pelangi Tambun, Kabupaten Bekasi . singgung akan disung kembali maju lagi, ia sedikit tersenyum dan membantah pertanyaan dari media.

“Itu masih jauh, dan belum ada kefikiran kesana. Kunjungan saya ke Tambun kali ini, karena menindaklanjuti pada saat itu para relawanya silaturahmi ke rumah saya di Pondok Gede. Baru saat ini saya sempat berkunjung, sangat tertarik dan apresiasi dengan rumah pelangi anak-anaknya cukup cerdas,” ungkap Mahfudz Abdurahman, Senin (22/5).

Menurut Mahfudz, Dapil hanya wilayah- wilayah pemilihan saja, bukan hanya di Kota Bekasi dan Depok saja yang saat ini ia pegang. tapi pada siapapun berkewajiban harus mensosialisasikan empat pilar tersebut. Apa lagi saat ini ada suasana panas dalam kehidupan, berbangsa dan negara. ada konflik seperti contohnya Ahok yang ga perlu disampaikan terkait Surat Al – Maidah masuk kewilayah agama Islam yang seharusnya itu ga boleh disamapaikan, karena di Indonesia kebanyak penduduk yang beragama Islam .

“Kemudian dampaknya rame, karena orang muslim sangat tersinggung, ada juga yang menyerang Ahok terkait radikal anti pancasila . maka dari itu, saya memaparkan kepada ade-ade yang ada ada di Rumah Pelangi,” tuturnya.

Lebih lanjut, dipaparkan Mahfudz, sebagai anggota DPR RI, ia melihat kehidupan bernegara, berbangsa itu ada penurunan kwalitas . itu ditandai yang banyak permasalahan di Indonesia. Seperti tawuran , korupsi, Narkoba, dan banyak lagi permasalahan lain .

“Maka dari itu, pentingnya empat Pilar ini disebarluaskan kepada masyarakat, dan pancasila adalah sesuatu yang netral, khususnya generasi muda yang ada di Tambun Bekasi. hal ini perlu di kawal, dan perlu di kembangkan untuk menambah pencerahan dan penambah wawasan dan tidak ada campuran politik, “

“Karena saya lihat anak-anak generasi saat ini saya melihat ada yang tidak nyambung juga dengan pancasila. Tinggal Pancasila ini perlu di Implementasikan dan di kemas mendekatkan dengan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Meskipun ada diperkampungan, namun ia melihat anak-anaknya cukup cerdas, ada pasih berbahasa Inggris, Jepang dan hapalangan salawatnya. Mengigat kehidupan masa kecil Mahfudz Abdurrahman dijalani secara nomaden.

Ia menghabiskan masa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertamanya di Cirebon, yang dilanjutkan ke Pesantren Raudhotutholibin di Babakan, Cirebon.

Setelah itu, pria yang lahir di Jakarta, 18 Juni 1958 ini hijrah ke Kota Jambi untuk menamatkan SMA dan pindah lagi ke Jakarta untuk berkuliah di Akademi Kepemimpinan Niaga Jayabaya hingga lulus tahun 1982.

“Saya kira ini ada sesuatu ada kelompok mengangkat isu – isu kebaikan tentang pendidikan. karena kalau dikembangkan sangat bagus. karena saya pribadi, duluaktif dalam penulisan pernah menjadi Wartawan dan Pimpinan Redaksi majalah dan menulis buku, jadi sangat mendukung sekali kegiatan di Rumah pelangi,” kata Mahfudz.

Bekalnya di pesantren membuat Mahfudz fokus di berbagai kegiatan dakwah. Ia lalu mendirikan yayasan bernama Islamic Center Iqro di kawasan Bekasi bersama almarhum Ustad KH Rahmat Abdullah. Di yayasan itu, Mahfudz menjadi Ketua Dewan Pembina. Ia juga menjadi Ketua BPH Yayasan Al Hasan di Bekasi, Bendahara Yayasan Al Insan Jakarta, serta Pendiri LAZ TAMU (Lembaga Amil Zakat Tabung Amanah Ummat) Bekasi.

“Sekitar tahun 1980-an, saya aktif di berbagai kegiatan organisasi. Ia tercatat pernah menjabat sebagai pimpinan majalah kampus, Ketua badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Bendahara Ikatan Penulis dan Wartawan Muda Islam. Dari sinilah ia banyak belajar tentang ilmu politik,” pungkasnya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jadi tambatan hatinya. Lewat partai ini pula, Mahfudz yang menjabat sebagai Bendahara Umum DPP PKS, diamanatkan untuk menjadi Caleg DPR RI daerah pemilihan Jawa Barat VI yang meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok. Dari hasil Pemilu, ia pun menang dengan jumlah perolehan suara sebanyak 72.409 dan resmi menjadi Anggota DPR RI Komisi VI yang membidangi Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM, BUMN, dan Standarisasi Nasional periode 2009-2014. Dan memenangkan kembali suara sebagai Anggota Komisi V DPR RI Priode 2014 – 2019 didapil Kota Bekasi – Kota Depok membidangi Infrastuktur, Transportasi dan Hukum (Ek)

Beri Komentar

%d bloggers like this: