Rampok Terobos Pesta Hajatan, Among Tamu Kena Tembak

Megapolitan.co

BEKASI – Peristiwa menghebohkan terjadi saat suasana pernikahan Kartika (20), warga Jalan Mega, Pangkalan 10, RT 01/04, Pasir Angin, Cileungsi, Kabupaten Bogor, tidak akan dilupakannya seumur hidup.

Pasalnya pesta pernikahan yang harusnya berjalan khidmat dan sakral malah berubah menjadi musibah bagi adik kandungnya Hendra alias Bolang (17) yang terkena tembakan perampok.

Peristiwa ini bermula saat keluarga besar Kartika, tengah mengelar hajatan pernikahan pada Minggu (21/5/2017), siang.

Namun saat acara berlangsung, mendadak seorang pemuda yang menaiki sepeda motor nekat menabrak kerumunan peserta hajatan.

“Awalnya, kita lagi hajatan. Tiba-tiba tuh orang nerobos tenda. Ibu-ibu yang lagi hajatan ditabrak dia,” kata Gentok, saksi mata di lokasi.

Bolang yang kebetulan tengah menjadi penerima tamu naik pitam. Ia lalu mengejar dan menghardik pelaku yang seorang diri menaiki sepeda motor warna putih tersebut.

“Pas di a lewat, dia nabrak bangku, terus jatuh, abis itu sempat digebukin sama orang-orang sini bang,” jelasnya.

Di saat bersamaan, sejumlah warga juga diketahui berlarian ke tempat hajatan tersebut. Mereka rupanya tengah mengejar pelaku yang baru saja kepergok menjambret tas perempuan di depan Indomart, Griya Alam Sentosa 2.

“Maling, maling,” teriak warga sembari mengejar pelaku.

Namun, pelaku tidak tinggal diam. Ia kemudian, mengeluarkan senjata api dan memuntahkannya ke arah korban sebanyak 2 kali.

“Pas digebukin itu, ia langsung ngeluarin pistol. Tembakan pertama, nyerempet ke tangan korban, dan pelurunya kena jalan. Lalu yang kedua, kena ke perut korban,” jelasnya.

Alhasil, warga kemudian berhamburan menjauh. Mereka tak dapat memperi perlawanan banyak, mengingat korban telah jatuh dengan darah mengalir terus.

“Pelakunya langsung naikin motor lagi, ia langsung kabur. Jadi dia itu abis ngejambret, terus masuk ke kampungnya sini (Jalan Mega), pas di jalan ini, kebetulan lagi ada hajatan,” ucap saksi.

Atas hal tersebut, korban kini masih mendapatkan perawatan intensif di RS MH Thamrin, Cileungsi, Kabupaten Bogor. Sejumlah barang bukti, seperti Helm pelaku, tas perempuan milik korban dan sebutir peluru tertinggal di TKP.

“Kasian, kakaknya juga sampe pingsan. Orang-orang pada kabur ketakutan,” pungkasnya.

Anggota kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergegas mendatangi TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Awalnya yang datang ke TKP adalah anggota Polsek Bantargebang. Tapi kasus ini ditangani Polsek Cileungsi, karena wilayahnya masuk Pasirangin, Cileungsi,” kata Humas Polsek Bantar Gebang, Iptu Wasidi. (Yd)

Beri Komentar

%d bloggers like this: